Breaking News:

Penjelasan Gugus Tugas , Riwayat Kasus Penularan Covid-19 di Malioboro Yogyakarta

Seorang pedagang kaki lima di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta dinyatakan positif Covid-19

TRIBUNjogja.com | Bramasto Adhy
Jalan Malioboro 

Tribunjogja.com Yohyakarta -- Seorang pedagang kaki lima di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta dinyatakan positif Covid-19.

Tapi, sampai sejauh ini, Pemkot setempat belum bisa memastikan, dari mana sumber penularannya.

PEMBATASAN PENGUNJUNG. Petugas memandu pengunjung untuk mengisi buku tamu digital di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Minggu (5/7/2020). Pemkot Yogyakarta memberlakukan pembatasan pengunjung Malioboro maksimal sebanyak 2.500 orang apabila melebihi batas maka sirine akan berbunyi sebagai penanda.
PEMBATASAN PENGUNJUNG. Petugas memandu pengunjung untuk mengisi buku tamu digital di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Minggu (5/7/2020). Pemkot Yogyakarta memberlakukan pembatasan pengunjung Malioboro maksimal sebanyak 2.500 orang apabila melebihi batas maka sirine akan berbunyi sebagai penanda. (TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI)

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi berujar, saat ini, pihaknya masih berupaya melakukan tracing, sekaligus mencari kontak erat, untuk memastikan sumber penularannya.

Sehingga, ia belum mengetahui, apakah yang bersangkutan terpapar dari kasus PKL pertama yang dinyatakan meninggal dunia dengan status Covid-19 beberapa waktu silam, atau dari sumber penularan lainnya.

"Pedagang di Malioboro. Saat ini sedang kita tracing ya, dari mana terpaparnya. Apakah ada kontak erat dengan PKL yang jual tas dan dompet (kasus pertama), atau dengan yang lain," ujarnya, Selasa (15/9/20) malam.

Selain itu, Heroe pun belum bisa memaparkan di mana titik, atau lokasi kios milik yang bersangkutan.

Akan tetapi, Wakil Wali Kota Yogyakarta tersebut mengatakan, lapak dua PKL ini, tidak saling berdeketan.

"Kalau zonanya, kita belum tahu pastinya, namun itu tidak berdekatan. Yang jelas, sekarang masih dalam penelusuran dan tracing, apakah kasus baru yang tidak berkaitan, atau bukan," ungkapnya.

"Makanya, kita perlu melakukan penelusuran dahulu ya, sehingga saat ini belum bisa menetapkannya sebagai hal yang baru," tambah Heroe.

Ia menjelaskan, hingga kini, sudah terdapat 11 kasus yang muncul di kawasan Malioboro, termasuk seorang PKL yang dinyatakan meninggal dunia tempo hari.

Halaman
123
Penulis: Tribun Jogja
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved