Breaking News:

Masa Embargo Senjata Segera Berakhir, AS Cari Strategi Agar Iran Tak Beli Senjata China dan Rusia

Masa Embargo Senjata Segera Berakhir, AS Cari Strategi Agar Iran Tak Beli Senjata China dan Rusia

ALEXANDER NEMENOV / AFP
Sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 buatan Rusia. 

TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON DC – Masa embargo senjata dari PBB terhadap Iran akan berakhir pada bulan Oktober mendatang.

Sementara Dewan Keamanan PBB menolak resolusi AS untuk memperpanjang masa embargo senjata terhadap Iran.

Kondisi itu membuat pemerintah AS khawatir sehingga mereka akan berusaha secara mati-matian untuk mencegah Iran membeli sistem persenjataan dari China dan Rusia.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ( AS) Mike Pompeo bahkan bersumpah Washington akan mencegah iran membeli tank dari China dan sistem pertahanan udara dari Rusia.

Pernyataan tersebut dia lontarkan pada Selasa (15/9/2020) seiring habisnya masa embargo senjata dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) terhadap Teheran sebagaimana dilansir dari AFP.

Pada 2018, AS menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dengan dunia internasional.

Setelah itu, AS juga berusaha menjatuhkan sanksi sepihak terhadap Iran.

Namun upaya AS tersebut ditentang oleh Uni Eropa dan anggota PBB.

Pompeo mengatakan kepada radio France Inter bahwa tindakan AS tersebut bertujuan untuk “menjaga keamanan dunia”.

"Kami akan bertindak dengan cara - dan kami telah bertindak - yang akan mencegah Iran untuk dapat membeli tank China dan sistem pertahanan udara Rusia dan menjual kembali senjata kepada Hezbollah untuk merusak upaya Presiden (Perancis) Macron yang dengan cakap berusaha untuk memimpin di Lebanon," kata Pompeo.

Halaman
12
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved