Breaking News:

Tingkat Pelanggaran Protokol Kesehatan di DIY Tercatat Masih Tinggi

Satpol PP DIY bersama tim gabungan setiap hari telah melakukan implementasi penegakan hukum dari peraturan gubernur

TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA
Puluhan petugas gabungan Satpol PP, Dishub, dan Kepolisian jaga Tugu Pal Putih Yogyakarta, Minggu (13/9/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai langkah penegakan hukum dalam rangka menangkal penyebaran Covid-19, Gubernur DIY telah mengeluarkan Peraturan Gubernur DIY Nomor 77 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Noviar Rahmad, mengatakan peraturan gubernur tersebut mengatur tentang adanya sanksi bagi pelanggaran protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Sejak 8 September 2020, Satpol PP DIY bersama tim gabungan setiap hari telah melakukan implementasi penegakan hukum dari peraturan gubernur tersebut.

"Sejak 8 September 2020 hingga hari ini (Selasa, 15/9/2020) kami melakukan implementasi, tingkat pelanggaran yang dilakukan masyarakat ternyata masih tinggi. Selama seminggu ini telah terjaring 2.874 pelanggar yang dikenakan sanksi menyapu jalan," tutur Noviar, Selasa (15/9/2020).

BREAKING NEWS : Tambahan 26 Kasus Baru Covid-19 di DIY Hari Ini, Berikut Rincian Riwayatnya

Muncul Berbagai Klaster Covid-19, Sultan Ajak Warga untuk Tetap Tenang dan Beradaptasi

Selain mengatur sanksi bagi orang per orang, Noviar melanjutkan, peraturan gubernur tersebut juga memberlakukan hukum bagi tempat usaha dan pengelola fasilitas umum.

Sanksi bagi tempat usaha dan pengelola fasilitas umum di antaranya, teguran lisan/tertulis, pembinaan, penghentian operasional sementara, hingga pencabutan izin usaha.

Mulai tadi malam, Senin (14/9/2020), tambahnya, personel tim gabungan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 DIY mendapat bantuan dari Polda DIY atas instruksi Kepala Polri terkait keterlibatan Polri dalam membantu Pemda menegakkan protokol kesehatan.

Polsek Pengasih menggelar razia masker dalam operasi yustisi penegakan protokol kesehatan bagi masyarakat.
Polsek Pengasih menggelar razia masker dalam operasi yustisi penegakan protokol kesehatan bagi masyarakat. (istimewa)

"Dari Polri menambah bantuan 40 personel lewat operasi Aman Nusa 2 Polda DIY. Bergabung dengan Operasi Non Yustisi Pemakaian Masker dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 DIY sehingga total personel menjadi 120 orang yang beroperasi setiap hari," terang Noviar.

Dari jumlah tersebut, personel dibagi dalam tiga regu. Yang mana dua regu bertugas dalam operasi pemakaian masker, sementara satu regu sebagai supervisi tempat usaha, hotel, restoran, dan tempat hiburan.

Aktivitas Perdagangan di Pasar Beringharjo Masih Normal, Penjual Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Muncul Kasus Covid-19 di Malioboro dan Pasar Beringharjo, DPRD Kota Yogya : Belum Perlu Penutupan

Menurutnya, dengan adanya tambahan bantuan personel tersebut pihaknya akan menegakkan aturan dengan lebih ketat lagi.

"Pelanggaran di tingkat masyarakat masih tinggi. Indikasinya penambahan kasus semakin tinggi. Apalagi muncul klaster-klaster baru. Kunci keberhasilan kita adalah dengan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan," tandasnya. 

( tribunjogja.com )

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved