Breaking News:

Pasien Covid-19 Klaster Warung Soto Lamongan di Yogyakarta Meninggal, Penjelasan Gugus

Seorang pasien positif Covid-19 dari klaster Warung Soto Lamongan di Kota Yogyakarta meninggal dunia,

Tribunjogja.com | Hasan Sakri
MURAL LAWAN COVID-19. Sebuah mural yang bercerita tentang perlawanan terhadap covid terpajang di jalan Bugisan, Kota Yogyakarta, Selasa (21/7/2020). 

Tribunjogja.com Yogyakarta -- Seorang pasien positif Covid-19 dari klaster Warung Soto Lamongan di Kota Yogyakarta meninggal dunia, Minggu (13/9/2020).

Kasus itu merupakan kasus meninggal pertama dari klaster tersebut.

Menguji Sampel Corona
Menguji Sampel Corona (Christof STACHE / AFP)

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, yang bersangkutan merupakan tetangga dari pemilik warung dan telah dinyatakan positif terapar sejak 4 September silam.

"Ya, tetangga yang positif meninggal dunia kemarin malam," ujarnya, Senin (14/9/2020).

Ia mengatakan, sejak awal yang bersangkutan memang menunjukkan gejala mengarah virus corona.

Apalagi, pasien tersebut telah berumur 60 tahun, atau lanjut usia (lansia), sehingga kondisinya sangat rawan.

"Bergejala batuk dan panas, pasien menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit," ujar Heroe.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota tersebut menyatakan, saat ini, proses tracing untuk klaster Warung Soto Lamongan sudah dinyatakan selesai, dimana semua yang berhubungan pun telah dilaksanakan swab test.

"Sekarang kasus di Soto Lamongan sudah selesai tracing dan swab test-nya, dengan ada upaya pemantauan untuk blocking. Jadi, tinggal menunggu kesembuhan pasien yang positif saja," terangnya.

Sekadar informasi, sampai dengan hari ini, penularan yang bersumber dari klaster warung soto tersebut telah mencapai 25 orang.

Halaman
123
Penulis: Tribun Jogja
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved