Breaking News:

Pendidikan

Guru SMAN 3 Yogyakarta Berbagi Ilmu Lewat YouTube

Menurut Indah, guru di sekolahnya banyak yang menjadi YouTuber dan berbagi ilmu melalui platform tersebut terkait materi pelajaran.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY menginisiasi Gerakan Guru Mengajar sejak September 2020.

Gerakan ini mengajak para guru membantu mengatasi permasalahan pembelajaran para peserta didiknya maupun peserta didik sekolah lain yang tinggal di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Imbauan terkait hal ini pun telah tertuang dalam Surat Edaran Disdikpora DIY Terkait Kebijakan Pendidikan Masa Transisi Adaptasi Kebiasaan Baru di Tengah Pandemi Covid-19 di SMA, SMK, dan SLB di DIY. 

Menanggapi hal ini, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 3 Yogyakarta, Noer Indahyati menyatakan dukungannya terhadap program baru Disdikpora DIY tersebut.

Disdikpora DIY Gagas Gerakan Guru Mengajar, Gerakan Kepedulian Guru di Lingkungan Tempat Tinggal

Ia pun mengaku telah menerima imbauan tersebut melalui Surat Edaran Disdikpora DIY ke sekolah-sekolah.

“Ada imbauan seperti itu melalui surat edaran. Kami share ke teman-teman juga. Kami mendukung, untuk beramal, berbagi, semua yang baik-baik kami dukung,” ujarnya, Selasa (15/9/2020).

Namun demikian, ia mengatakan khusus di SMAN 3 Yogyakarta guru-guru masih cukup sulit mengikuti imbauan tersebut.

Sebab, setiap harinya guru masih bekerja dari sekolah sejak pagi hingga sore hari.

“Guru-guru kami work from office sampai sore, sampai pukul 15.30,” tandasnya.  

SMAN 3 Yogyakarta Hadirkan Studio Mini Swalayan untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh

Menurut Indah, guru di sekolahnya banyak yang menjadi YouTuber dan berbagi ilmu melalui platform tersebut terkait materi pelajaran.

“SMAN 3 sendiri banyak guru yang YouTuber, bisa diakses siapa saja, itu juga bentuk kami berbagi ilmu. Hampir semua guru kami YouTuber,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, beberapa guru juga kerap menjadi pembicara dalam Webinar.

“Itu juga bentuk berbagi. Berbagi ilmu bagaimana cara mengajar di era pandemi,” terang Indah. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved