Liga Indonesia

Cara Cerdik Seto Nurdiyantoro Ratakan Kualitas Pemain Inti dan Cadangan PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta punya cara cerdik utamanya untuk meratakan kualitas pemain inti dan cadangan agar tak jomplang, sehingga rotasi pemain nantinya mulus

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro saat memimpin sesi latihan tim di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa (15/9/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM - Perbedaan kualitas pemain inti dan cadangan tentunya menjadi kendala ketika sebuah tim dihadapkan pada persaingan kompetisi yang sengit apalagi ditambah jadwal yang padat.

Ini pula yang akan dihadapi seluruh kontestan Liga 2 2020, termasuk PSIM Yogyakarta.

Bagaimana tidak, dari 24 tim yang terbagi dalam empat grup di babak penyisihan, hanya dua tim teratas di masing-masing grup yang lolos ke babak 8 besar.

Jadwal pertandingan babak penyisihan pun diperkirakan bakal padat, sebab kompetisi Liga 2 2020 digelar dalam waktu yang relatif singkat dari 17 Oktober hingga 5 Desember 2020.

Nah untuk menyiasati hal tersebut, PSIM Yogyakarta punya cara cerdik utamanya untuk meratakan kualitas pemain inti dan cadangan agar tak jomplang, sehingga rotasi pemain nantinya mulus dilakukan.

Jelang Bergulirnya Lanjutan Liga 2 2020, PSIM Yogyakarta Membutuhkan Uji Tanding

"Jadi kita memang programkan ekstra training, teknisnya nanti akan kita pilah-pilah mana pemain yang kurang bagus di speed, kemudian power, strength, dan aspek lainnya. Dalam satu minggu, kita agendakan ekstra training dua sampai tiga kali," ujar pelatih fisik PSIM Yogyakarta, Asep Ardiansyah, Selasa (15/9/2020).

"Itu siasat dari Coach Seto Nurdiyantoro untuk menyamaratakan kondisi, teknik, dan taktik. Apalagi melihat ke depan, jeda antar pertandingan cukup singkat, mungkin tiap tim akan bertanding tiap tiga hari. Apalagi waktu kita latihan juga kurang lebih satu bulan. Sehingga, kita butuh pemain inti dan cadangan yang kualitasnya merata, tidak timpang," lanjutnya.

Beruntungnya, lanjut Asep, PSIM Yogyakarta memiliki lapangan futsal di sisi timur mess yang bisa digunakan sebagai tempat latihan.

PSIM Yogyakarta Akhirnya Kembali Berlatih di Stadion Mandala Krida

"Fasilitas di mess juga lumayan tuh karena ada lapangan futsal juga," ujarnya.

Lebih lanjut disinggung soal kondisi fisik pemain, Asep mengatakan jika secara umum menunjukkan progres positif.

"Progres anak-anak sudah mulai terlihat, kondisi fisik mereka mulai meningkat. Itu terlihat ketika simulasi game, maupun setiap sesi latihan," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved