Serie A

Sandro Tonali: Fakta-fakta Playmaker AC Milan Bisa Lebih Baik daripada Andrea Pirlo

Mereka juga memiliki rambut hitam panjang yang khas dan berperan sebagai playmaker dalam atau yang lebih dikenal sebagai regista di sepak bola Italia.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Twitter@ACMilan
Pemain AC Milan Sandro Tonali 

TRIBUNJOGJA.COM - Sandro Tonali kerap dibandingkan dengan Andrea Pirlo sejak kemunculannya di tahun 2018 lalu.

Perbandingan itu sangatlah mudah, karena keduanya adalah penduduk asli Lombardy yang sama-sama memulai karier di Brescia.

Mereka juga memiliki rambut hitam panjang yang khas dan berperan sebagai playmaker dalam atau yang lebih dikenal sebagai regista di sepak bola Italia.

Tonali sendiri tampaknya sedikit malu dengan perbandingan tersebut dan merasa bahwa mereka sedikit berbeda dalam hal peran di lapangan hijau.

“Bagi saya ini bukan perbandingan yang cocok. Memiliki kesamaan adalah satu hal, tetapi kemudian di lapangan semuanya berbeda,” kata Tonali dikutip TribunJogja.com dari Corriere della Sera via 90min.com.

Andrea Pirlo Vs Inggris
Andrea Pirlo Vs Inggris (gentlemanultra.com)

“Pirlo memiliki kualitas yang luar biasa. Saya tidak tahu siapa yang akan menyamai kualiltas permainannya."

Setali tiga uang dengan Tonali, Pirlo juga setuju bahwa keduanya adalah pemain yang sangat berbeda, dan menyebut bahwa Tonali lebih merupakan pemain yang lengkap daripada dirinya.

“Bagi saya, dia adalah tipe pemain lain, banyak lebih lengkap, baik dalam pertahanan maupun penyerangan, dia adalah perpaduan antara saya dan pemain lain.

"Saya tidak melihatnya sebagai pewaris saya karena cara bermainnya berbeda, tapi dia pasti akan menjadi pemain hebat."

Pirlo benar dengan mengatakan bahwa Tonali adalah pemain yang berpikiran lebih lengkap dan defensif.

Penjegal lawan

Sang Maestro memang tidak dikenal karena kekuatan atau kemampuannya menjegal lawan, yang merupakan keterampilan yang dimiliki Tonali.

Sandro Tonali, Brescia
Sandro Tonali, Brescia (Instagram / @sandrotonali)

Pemain berusia 20 tahun ini juga cukup cepat sebgai menjadi gelandang tengah, dengan memiliki kemampuan untuk sepenuhnya mengubah arah permainan dengan menghalau bola lawan dan kemudian melaju kencang.

Pirlo, di sisi lain, sebenarnya adalah pemain yang lambat, tetapi mengimbanginya dengan penempatan posisinya yang sangat baik, menggiring bola, mengoper dan kemampuannya untuk mempertahankan bola.

Perbandingan gaya bermain, bagaimanapun, tidak sepenuhnya tidak berdasar.

Keduanya adalah pemain yang bertipe sebagai ‘regista’ yang dalam bahasa Italia berarti 'sutradara'.

Seperti namanya, peran mereka adalah untuk mengontrol arah permainan, artinya mereka harus memiliki pemahaman yang luar biasa tentang permainan, selain memiliki kemampuan untuk memilih umpan.

Tonali dan Pirlo sama-sama menunjukkan visi, kreativitas, prediksi dan kemampuan passing sangat baik, yang membuat mereka mereka menjadi regista ideal.

Bahkan dengan kemampuan itu Pirlo menjelma menjadi satu dari sedikit pemain terbaik di dunia selama masa jayanya, baik di klubnya Juventus maupun di timnas Italia.

Sama-sama elegan

Mereka berdua juga pemain yang sangat elegan.

Sandro Tonali dan Andrea Pirlo
Sandro Tonali dan Andrea Pirlo (YOUTUBE SERIE A)

Tonali dan Pirlo dapat melewati pemain dengan mudah dan kemudian membuat umpan yang sangat akurat, membuat mereka benar-benar menyenangkan untuk ditonton.

Presisi ini juga membuat mereka sangat mahir dalam set-piece.

Pirlo tampak sangat mudah saat melakukan tendangan bebas, dengan tenang menendang bola hingga menembus kiper secara konsisten.

Ini menjadikannya salah satu eksekutor tendangan bebas terbaik di dunia, dan membantunya mendapatkan reputasi sebagai salah satu pemain sepak bola paling berkelas.

Tonali mengembangkan reputasinya sendiri karena mahir dalam bola mati, dengan empat dari lima assist yang dia buat musim ini, baik dari tendangan sudut maupun tendangan bebas.

Eksekutor free kick

Dia juga mencetak tendangan bebas ala Pirlo atau kerap disebut Pirlo-esque saat melawan Genoa awal musim ini.

Meluncur tepat di tepi kanan atas gawang, Tonali menendang bola dengan kekuatan dan akurasi sedemikian rupa, sehingga masuk masuk gawang lawan.

Tendangannya itu dipastikan akan menjadi kandidat untuk penghargaan Gol Musim Ini, suatu prestasi yang lebih mengesankan ketika Anda menganggap itu adalah gol Serie A pertama (dan hingga saat ini, yang terbaru) Tonali.

Terlepas dari semua sifat yang dimiliki Tonali dan Pirlo, Tonali masih jauh dari kemampuan Pirlo, terutama dalam hal passing.

Namun sebenarnya Tonali sudah memiliki kemampuan passing yang bagus, bagaimanapun, untuk pemain yang baru berusia 20 tahun.

Saat ini, dia dan AC Milan diharapkan mampu meningkat secara signifikan keahliannya dalam hal mengumpan hingga ke titik di mana dia bisa dianggap sebagai satu yang terbaik di dunia.

Andrea Pirlo ketika menjadi pemain Antonio Conte di Juventus
Andrea Pirlo ketika menjadi pemain Antonio Conte di Juventus (FootTheBal)

Fakta bahwa Sandro Tonali adalah pemain yang lebih lengkap, tetapi masih memiliki banyak waktu untuk berkembang, berarti suatu hari dia bisa melampaui seorang Andrea Pirlo.

Pirlo punya kekurangan mencolok dalam permainannya yang dapat dia perbaiki dengan hal lain, tetapi Tonali tampaknya tidak memiliki kesalahan yang tidak dapat diperbaiki pada usianya.

Dia masih memiliki waktu untuk melangkah sebelum dia dapat melampaui kemampuan Pirlo, tetapi dia telah menunjukkan bahwa dia memiliki potensi yang cukup untuk melakukannya.

Calon gelandang hebat

AC Milan tengah menyelesaikan kepindahan Sandro Tonali dari Brescia dalam skema pinjaman, dengan opsi mempermanenkan sang pemain langsung pada akhir musim seharga 15 juta euro.

Peminjaman tersebut dianggap hanya formalitas mengingat jumlah pinjaman yang dibayarkan klub adalah 10 juta euro.

Gelandang berusia 20 tahun itu telah mengambil bagian dalam dua sesi latihan di Milanello dan sedang mempersiapkan diri bersama skuad untuk awal musim di Liga Europa melawan Shamrock Rovers dan untuk laga pembuka Serie A melawan Bologna.

Sementara itu, sejumlah tokoh sepak bola mengomentari transfer tersebut, termasuk mantan pemain Milan Demetrio Albertini.

“Tonali? Saya sangat senang melihat bakat Italia di Milan. Dia harus tumbuh lebih jauh karena dia akan menghadapi tantangan penting dan tekanan yang berbeda,” katanya kepada Sky Sport via pianetamilan.it.

“Dia memiliki semua karakteristik untuk menjadi seorang gelandang yang hebat, ”kata mantan gelandang itu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved