Breaking News:

Kota Yogyakarta

Pemkot Yogya Manfaatkan Aplikasi Berbasis Android untuk Pendataan Calon KSJPS 2021

Pemkot Yogyakarta segera memulai proses pendataan calon Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) 2021.

Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta segera memulai proses pendataan calon Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) 2021.

Guna mencegah manipulasi data, pemerintah setempat sudah menyiapkan sebuah aplikasi berbasis smartphone android.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat mengatakan, mulai pertengahan September, tiap kelurahan bakal diterjunkan lima orang petugas, untuk bekerjasama dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), mapupun unsur Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

"Saat melakukan survey, petugas kami diinstruksikan untuk mengabadikan foto setiap indikator, sehingga bisa terlihat kondisi aslinya. Kemudian, foto-foto itu diunggah dalam aplikasi tersebut," ungkapnya, Senin (14/9/2020).

Pemkot Yogya Atasi Pandemi Tanpa Abaikan Sektor Ekonomi

Ia menuturkan, dengan memaksimalkan teknologi informasi, maka validitas data calon penerima manfaat semakin terjaga dan meminimalisir terjadinya manipulasi.

Bahkan, andai kata ada warga yang meragukan hasil pendataan, data visual yang tersimpan di aplikasi bisa dibuka kembali.

"Itu kan untuk memperkuat data-data yang ada di lapangan, misal rumah yang lantainya masih tanah, akan difoto sama petugas kami. Jadi, semuanya terlampir di survey yang dilakukan petugas kami," terang Agus.

Untuk tahun ini, imbuhnya, sebanyak 23.758 Kepala Keluarga (KK) menjadi sasaran pendataan, yang semuanya berasal dari data penerima program dan ditambah usulan wilayah.

Agus pun mengakui, pandemi Covid-19 yang melanda Yogyakarta, berdampak pada meningkatnya angka usulan.

"Sebelum pandemi, usulan warga itu sekitar 4.000 KK. Tapi,  sekarang naik ya, mencapai 9.339 KK. Sedangkan penerima program KSJPS tahun ini ada 14.359 KK," ujarnya.

Uji Tanak Beras Bansos PKH, Pemkot Yogya : Jenis Medium, Rasa Premium

Nantinya, para penerima manfaat akan dibekali Kartu Menuju Sejahtera oleh Pemkot setempat.

Dengan begitu, mereka bisa mengakses beberapa program alternatif, mulai dari santunan kematian ketika anggota keluarganya meninggal dunia, kuota sekolah negeri, hingga jaminan kesehatan.

Walaupun ada perbedaan dari sektor pemanfaatan teknologi informasi, Agus pun memastikan, secara garis besar survey yang dilakukan pihaknya tetap sama dengan tahun sebelumnya.

Yakni, mengenai proses di lapangan, untuk memverifikasi hasil masukan warga, dengan kondisi faktual.

"Rencananya mulai pertengahan bulan ini petugas kami akan survey langsung ke lapangan. Kemudian, data yang didapat akan dicocokkan kebenarannya, soal kondisi rumah, anggota keluarga, dan lain-lain, sesuai indikator," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved