Serie A
AC Milan: Ante Rebic Sebut Satu-satunya Pemimpin yang Dibutuhkan Rossoneri
Pemain yang baru saja meresmikan kepindahan permanennya ke San Siro itu memuji setinggi langit pengaruh striker veteran itu sejak kembali ke klub
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Ante Rebic mengatakan Zlatan Ibrahimovic adalah satu-satunya pemimpin lapangan yang dibutuhkan AC Milan saat ini.
Pemain yang baru saja meresmikan kepindahan permanennya ke San Siro itu memuji setinggi langit pengaruh striker veteran itu sejak kembali ke klub pada Januari.
Ibrahimovic, yang berusia 38 tahun, telah mencetak 11 gol dalam 20 penampilan untuk Rossoneri setelah bergabung dengan status bebas transfer pada pergantian tahun lalu.
Pemain asal Swedia tersebut akhirnya juga menandatangani perpanjangan kontrak selama bersama klub, satu tahun bulan lalu.
Ibra suskes membantu menghidupkan kembali musim lesu Rossoneri, bersama Rebic, di antara mereka yang tampil moncer di musim 2019-20 yang berakhir dengan 13 pertandingan tak terkalahkan.
Rebic kemudian mendapatkan pujian atas kualitas kepemimpinannya, tetapi ia menegaskan bahwa Ibrahimovic adalah komandan sesungguhnya pasukan Stefano Pioli di lapangan.
"Zlatan adalah pemain hebat, dia membantu tim dan berpengaruh besar pada semua orang," katanya kepada Milan TV.
Menurutnya, berada satu tim dengan pemain sekelas Ibrahimovic adalah sesuatu yang sangat mengesankan selama kariernya sebagai pesepak bola profesional.
"Selalu menyenangkan bermain dengannya, tapi saya hanya fokus pada pekerjaan saya sendiri dan melakukannya dengan baik dalam peran saya. Saya berharap bisa melakukan yang lebih baik.
Pemimpin sejati
Baginya, Ibrahimovic adalah sosok pemimpin tim yang tidak dapat digantikan saat ini, setelah peran dan pengaruhnya bagi kebangkitan tim Merah Hitam musim lalu.
"Kami memiliki satu pemimpin di bangku cadangan, pelatih, dan satu lagi di lapangan, Zlatan. Untuk saat ini kami tidak membutuhkan (pemimpin) lain."
Rebic mengalihkan pinjamannya dari Eintracht Frankfurt menjadi kepindahan permanen pada Sabtu setelah menyelesaikan 2019-20 sebagai pencetak gol terbanyak Milan dengan 12 gol dalam 30 penampilan.
Pemain internasional Kroasia tersebut sekarang mencari penghitungan yang lebih baik di musim keduanya di San Siro.
"Saya sangat senang bisa bergabung dengan Milan," katanya. "Saya senang bisa membuktikan saya punya kualitas bermain di sini.
"Ketika saya pertama kali tiba musim lalu, saya mengatakan saya bukan seorang striker, bahwa saya membantu tim dengan cara lain.
“Kemudian saya mencetak 12 gol. Saya harap saya bisa mencetak lebih banyak musim ini."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/peran-zlatan-ibrahimovic-untuk-ac-milan-menurut-fabio-capello.jpg)