Breaking News:

Jawa

Pusat Informasi Edukasi BNNK Magelang Resmi Dibuka

PIE ini berguna sebagai tempat informasi dan edukasi masyarakat terkait narkoba dan bahaya dari narkoba tersebut.

TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Benny Gunawan dan Kepala BNNK Magelang, AKBP Catarina, membuka Pusat Informasi Edukasi (PIE), Jumat (11/9/2020). PIE ini berguna sebagai tempat informasi dan edukasi masyarakat terkait narkoba dan bahaya dari narkoba tersebut. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang resmi membuka Pusat Informasi Edukasi (PIE), Jumat (11/9/2020).

PIE ini berguna sebagai tempat informasi dan edukasi masyarakat terkait narkoba dan bahaya dari narkoba tersebut.

Kepala BNNK Magelang, AKBP Catarina, mengatakan, selain menekan peredaran narkoba, BNNK Magelang juga membangun fasilitas atau sarana prasarana untuk mendukung penanggulangan narkoba.

Satu di antaranya dengan membangun Pusat Informasi Edukasi (PIE).

Modus Baru Diungkap BNNK Magelang, Narkoba Disembunyikan dalam Masker

"PIE ini dibangun atas usulan atau saran dari guru dan sekolah, bahwa lebih baik selain sosialisasi juga diberikan dengan edukasi secara nyata yang bisa dilihat oleh para peserta didik. Kami membuat PIE dimana di sana terdapat berbagai informasi dan edukasi tentang narkoba ini. Ada replika untuk obat-obat terlarang dan juga berbagai sarana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat," kata Catarina, Jumat (11/9/2020), saat peresmian PIE.

Selain PIE, BNNK Magelang juga melengkapi fasilitas yang sudah ada.

Seperti pembangunan tahanan, ruangan ramah anak yang dilengkapi berbagai mainan untuk anak-anak, spot selfie, musala, bahkan sampai kedai kopi.

"Dari evaluasi, banyak pengguna ternyata dari anak-anak. Tujuan kami menghilangkan narkoba di Kabupaten Magelang. Oleh karena itu, kami meningkatkan kualitas dengan membangun sarana, ruang lobi ini sebagai sarana pelayanan kami kepada masyarakat. Membuat ruangan ramah anak dilengkapi aneka mainan khusus anak sehingga membuat nyaman orangtua membawa anak," ujarnya.

"Kami siapkan kedai kopi, agar anak-anak yang nongkrong tak terarah bisa berkumpul di sini dengan tak terpengaruh hal negatif. Setelah ada sarana, kami berupaya membanghn memnuat musholla di sebelah kiri. 100 persen anggota kami yang mengerjakan di musholla kami menyediakan bimbingan rohani, dan mengarahkan hal positif," tambah Catarina.

BREAKING NEWS : Pandemi, Kasus Narkoba di Jawa Tengah Justru Meningkat Signifikan

Halaman
12
Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved