Breaking News:

Basket

DKI Jakarta PSBB Total, Bank BPD DIY Bima Perkasa Kembali Tunggu Kepastian Lanjutan IBL 2020

Bank BPD DIY Bima Perkasa tengah menanti kembali soal kepastian lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2020, menyusul diterapkannya kebijakan Pem

Dok. Bank BPD DIY Bima Perkasa
Pebasket Bank BPD DIY Bima Perkasa, Nuke Tri Saputra saat tampil di ajang Piala Raja Jogja Istimewa Cup, 2019 lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Bank BPD DIY Bima Perkasa tengah menanti kembali soal kepastian lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2020, menyusul diterapkannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) di DKI Jakarta, mulai 14 September.

Sebagaimana diketahui, lanjutan IBL rencananya akan digelar 13-27 Oktober 2020 di Mahaka Square Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Nah penerapan kembali kebijakan PSBB di DKI Jakarta dikhawatirkan turut berdampak pada lanjutan IBL 2020.

"Saat ini kami sedang menunggu perkembangan dari IBL, mereka sedang berkoordinasi kembali dengan pihak-pihak terkait beserta alternatif lainnya," ujar manajer Bank BPD DIY Bima Perkasa, Dyah Ayu Pratiwi, Jumat (11/9/2020).

Dyah berharap, IBL dapat segera membuat keputusan soal lanjutan IBL, apakah akan tetap digelar sesuai rencana awal di Jakarta maupun opsi alternatif lainnya.

Bank BPD DIY Bima Perkasa Genjot Fisik Pemain Lewat Latihan Daring

"Kami sebagai klub berharap pada IBL untuk dapat memutuskan sebuah keputusan agar bisa jelas lanjut atau tidak. Karena status itu akan berdampak pada langkah-langkah yang harus kami ambil," harap Dyah.

Terpisah, Direktur Utama IBL, Junas Mardiansyah mengatakan, penerapan kembali PSBB di DKI Jakarta membuat pihak IBL akan berkoordinasi ulang dengan pihak terkait, meski persiapan sudah memasuki tahap akhir teknis serta pra-simulasi di lokasi.

"Kita belum tahu sampai kapan PSBB akan dilakukan serta bagaimana dengan rekomendasi instansi-instansi terkait yang telah didapatkan. 1-2 hari ini kami berupaya mendapatkan arahan atas kemungkinan perkembangan kedepannya," kata Junas Miradiarsyah.

Dijelaskannya, persiapan tengah dimatangkan jelang simulasi di pertengahan September ini yang direncanakan sudah melibatkan instansi seperti BNPB, Dinas Kesehatan DKI, Satuan Gugus Tugas dan lainnya.

Kartika Siti Aminah dan Asep Nugroho Jadi Caretaker Bank BPD DIY Bima Perkasa

"Kami ingin memastikan tak ada celah dalam penyelenggaraan nanti. Harapannya dengan melakukan simulasi, perbaikan akan terus bisa dilakukan dan mencapai kesempurnaan saat penyelenggaraan nanti," ujarnya.

Junas tak memungkiri, ditetapkannya kembali PSBB saat ini akan berdampak besar kepada persiapan karena pastinya akan terkait pembatasan kapasitas hotel sebagai rencana fasilitas karantina, fasilitas lapangan latihan dan banyak aspek lainnya.

"Setelah seluruh informasi lengkap kami dapatkan dari instansi terkait, kami akan informasikan setiap perkembangan terbaru kepada para klub dan termasuk potensi kemungkinan lainnya yang memungkinkan. Kami akan terus berupaya maksimal," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved