Breaking News:

Bisnis

PSBB Maret vs PSBB September, Mana yang Lebih Berdampak Terhadap IHSG?

ehari setelah pengumuman PSBB ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambles 5,01% .

kontan.co.id
ILUSTRASI. Sehari setelah pengumuman PSBB ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambles 5,01%. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sehubungan dengan melonjaknya kasus positif Covid-19 di ibu kota. Mulai Senin, 14 September 2020, sejumlah aktivitas seperti tempat hiburan dan restoran mulai dibatasi kembali.

Dikutip dari Kontan, Kamis (10/09/2020) Sehari setelah pengumuman PSBB ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambles 5,01% pada perdagangan Kamis (10/9). Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat memberlakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) lantaran indeks yang terjerembab hingga 5% pada hari ini.

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani menilai, PSBB ini berpotensi berdampak signifikan bagi beberapa sektor usaha terutama pengelola mal, sektor retail, dan transportasi. Hendriko menilai, kinerja emiten di sektor ini berpotensi kembali tertekan di tahun ini karena penurunan kembali permintaan dari konsumen akibat PSBB.

Namun, Hendriko menilai pemberlakuan PSBB ini tidak akan separah PSBB yang diterapkan pada bulan Maret 2020 lalu yang sempat membuat IHSG ambles ke level 3.911,72. Sebab, sejauh ini ini hanya DKI Jakarta yang sudah pasti memberlakukan kembali PSBB total.

Faktor kedua, pemerintah dinilai sudah mengetahui apa-apa saja yang terjadi dan sudah ada rencana dari pemerintah berupa stimulus-stimulus yang digelontorkan agar dunia usaha tetap dapat bertahan di tengah terjangan pandemi.

Hendriko juga menilai koreksi yang terjadi hari ini akibat panic selling sehingga memang penurunan hari ini berdampak cukup signifikan ke IHSG. Tapi, Hendriko tidak menampik IHSG akan semakin tertekan apabila daerah-daerah lain di luar DKI Jakarta mulai menyusul untuk menerapkan kembali PSBB.

Hal seperti ini berpotensi kembali menekan IHSG. Sebab, jika makin banyak daerah yang melakukan PSBB, maka akan berpotensi menekan kinerja emiten-emiten dan pada akhirnya berimbas pada pergerakan IHSG.

Editor: Victor Mahrizal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved