Yogyakarta
Kesadaran dan Kedisiplinan Pengunjung dan Pedagang Pasar Beringharjo Dirasa Masih Kurang
Kepala Seksi Pengembangan Pasar, Disperindag kota Yogyakarta, Agung Dini Wahyudi mengatakan saat ini pihaknya tetap memantau jalannya protokol kesehat
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masih adanya pedagang dan pengunjung di Pasar Beringharjo yang kurang disiplin mematuhi protokol kesehatan menjadi perhatian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta.
Kepala Seksi Pengembangan Pasar, Disperindag kota Yogyakarta, Agung Dini Wahyudi mengatakan saat ini pihaknya tetap memantau jalannya protokol kesehatan khususnya di pasar Beringharjo.
"Secara spesifik untuk kebijakan baru menanggapi kasus di Malioboro belum dilakukan. Peraturan masih tetap pada kebijakan yang lama namun pemantauan kedisipilinan semakin masif dilakukan," ujarnya, Kamis (10/9/2020).
• Harga Bawang Putih di Pasar Beringharjo Terus Merangkak Naik, Sekilo Tembus Rp24 Ribu
Ia menambahkan, kendala di lapangan selama pelonggaran aktivitas berasal dari kurang disiplinnya pengunjung maupun pedagang.
Masih banyak pengunjung maupun pedagang yang tidak mentaati peraturan protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan jaga jarak.
Sehingga pihaknya pun, melakukan pengawasan melalui radio pengingat.
Melalui radio tersebut, akan memberikan pesan suara apabila terjadi kondisi tidak kondusif di pasar Beringharjo.
"Selain, radio pengingat. Petugas keamanan dan ketertiban pasar Beringharjo pun akan lebih aktif untuk lakukan pendisiplinan kepada pengunjung maupun pedagang yang tidak mentaati peraturan," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/suasana-pasar-beringharjo-kota-yogyakarta-pada-kamis-10092020.jpg)