Breaking News:

Bunuh Diri Dapat Dicegah Lewat Kepedulian Orang Terdekat

Kepedulian orang terdekat, keluarga, teman, serta lingkungan masyarakat akan menyelamatkan kehidupan seseorang yang memiliki niat bunuh diri.

via kompas.com
Ilustrasi bunuh diri 

TRIBUNJOGJA.COM - Bunuh diri masih menjadi salah satu permasalahan dunia, termasuk Indonesia.

Di dunia setiap tahunnya 800.000 orang meninggal akibat bunuh diri. 

Guru Besar Psikologi Klinis UGM, Prof. Sofia Retnowati menyebutkan bunuh diri dapat dicegah.

Kepedulian orang terdekat, keluarga, teman, serta lingkungan masyarakat akan menyelamatkan kehidupan seseorang yang memiliki niat bunuh diri.

Dengan menunjukkan empati, kepedulian, dan dukungan pada Orang dengan Kecenderungan Bunuh Diri (OKBD) bisa mencegah bunuh diri.

Jasad Bos Meubel Ditemukan 7 Tahun Kemudian, Salah Satu Pelaku Sudah Bunuh Diri

"Berbicara dengan OKDB tentang apa yang mereka pikirkan dan rasakan dapat sangat membantu mereka untuk tetap bertahan,” katanya.

Ada beragam faktor yang memicu seseorang untuk bunuh diri seperti faktor psikologis, sosial, biologis, serta kultural.

Misalnya, keadaan sosial ekonomi yang tidak baik, usia lanjut, memiliki penyakit kronis, depresi, penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan, tingkat religiusitas rendah dan lainnya.

“Mengalami kejadian yang tidak menyenangkan seperti putus cinta, perceraian, KDRT, bulliying, pelecehan seksual juga menjadi faktor-faktor risiko bunuh diri,” kata dia.

Ia menyebutkan sebelum melakukan bunuh diri, kebanyakan OKBD akan menunjukkan sejumlah perubahan dalam perilakunya baik berupa verbal maupun non verbal.

Artis Kenamaan Jepang Haruma Miura Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Halaman
123
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved