PSIM Yogyakarta
PSIM Yogyakarta Matangkan Taktik Bertahan
Latihan bertahan menjadi bagian taktikal yang sedang menjadi fokus tim berjuluk Laskar Mataram saat ini, sebelum melahap porsi-porsi latihan lainnya.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro memberikan porsi latihan bertahan pada sesi latihan tim di Lapangan sepak bola Tamanan, Banguntapan, Bantul, Rabu (9/9/2020) pagi.
Latihan bertahan menjadi bagian taktikal yang sedang menjadi fokus tim berjuluk Laskar Mataram saat ini, sebelum melahap porsi-porsi latihan lainnya.
"Hari ini latihan kita fokus pada defense, tapi tetap ada fisiknya juga kita ambil dari strenght (kekuatan). Pekan lalu hanya aktivasi, melihat kondisi dan sentuhan bola pemain, mungkin minggu ini kita baru masuk ke program latihan," jelas Seto.
Latihan ini diikuti sebanyak 25 pemain, termasuk mantan kapten tim Hendika Arga yang sejauh ini masih dipantau kondisinya pascapemulihan cedera.
• PSIM Yogyakarta Incar Tambahan Pemain untuk Tiga Posisi Ini
Namun satu pemain harus menepi sejak awal sesi latihan karena mengalami masalah pada bagian kakinya, yakni pemain belakang Al Rizqy.
Ia pun mendapat penanganan khusus dari fisioterapis tim.
Sementara disinggung soal rencana uji tanding, Seto mengaku masih akan mengkomunikasikan hal tersebut dengan manajemen.
Seto pun tak memungkiri, opsi uji tanding secara internal bisa jadi pilihan jika nantinya tak mendapat lawan uji tanding yang selevel.
"Memang inginnya ada uji coba tapi nanti kita lihat lagi bagaimana protokolnya. Kami bicarakan dengan manajemen juga, kalau pun belum bisa, kita bisa antisipasi dengan internal game. Tapi nanti kita lihat perkembangan bagaimana komunikasinya dengan manajemen," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/psim-yogyakarta-matangkan-taktik-bertahan.jpg)