Breaking News:

Mengenal Kode Segitiga pada Kemasan Plastik dan Bahan Pembuatannya

tidak semua kemasan plastik aman digunakan untuk menyimpan makanan atau minuman.

shutterstock
botol dari plastik 

TRIBUNJOGJA.COM - Bahan plastik banyak digunakan untuk membungkus makanan atau botol minuman.

Namun, tidak semua kemasan plastik aman digunakan untuk menyimpan makanan atau minuman.

Sebab tidak ada jenis kemasan plastik yang mutlak aman karena keamanan plastik itu didasarkan pada besarnya migrasi zat kontak pangan yang terdapat dalam kemasan.

Semakin besar batas migrasinya semakin aman kemasan plastik tersebut.

Plt. Kepala BBPOM di Yogyakarta Dra. Triyanti Setyorini, M.Kes., Apt mengungkapkan plastik terbuat dari bahan kimia sehingga tidak ada jaminan aman mutlak.

"Tapi memang ada yang direkomendasikan untuk relatif aman digunakan sebagai kemasan," ujarnya.

Beberapa jenis plastik yang relatif aman untuk digunakan sebagai kemasan pangan antara lain PoIypropylene (PP), Polyethylen (PE) baik berupa High Density PoIyethyIene (HDPE) maupun Low Density PotyothyIene (LDPE) serta PolyethyIene Terephthalate (PET)

Berikut Jenis Plastik Kemasan Pangan yang Beredar:

1. PET (PolyethyIene Terephthalate)
Sifat: jernih, kuat, tahan pelarut, kedap gas dan air, melunak pada suhu 80 derajat celsius
Contoh penggunaan: botol minuman, minyak goreng, tray biskuit, kecap dan sambal

2. HDPE (High Density Polyethylene)
Sifat: keras hingga semi fleksibel, tahan terhadap bahan kima dan kelembaban, tidak kedap gas, permukaan berlilin, buram, mudah diwarnai, diproses dan dibentuk, melunak pada suhu 75 derajat celsius.
Contoh penggunaan: botol susu cair dan jus, tutup plastik, kantong belanja, mangkok ice cream.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved