Breaking News:

Update Covid-19 Magelang: Tiga Kasus Baru dan Satu Sembuh. Ada Riwayat Perjalanan dari Jakarta

Sementara itu, satu orang konfirmasi dinyatakan sembuh dari Kecamatan Salaman.

TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Jumat (29/5) ditemui di Rumah Dinas Bupati Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tiga orang konfirmasi baru di Kabupaten Magelang, Selasa (8/9). Tiga konfirmasi yakni dua dari Kecamatan Borobudur dan satu dari Kecamatan Mungkid.

Sementara itu, satu orang konfirmasi dinyatakan sembuh dari Kecamatan Salaman.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, mengatakan, terdapat tambahan positif baru itu, terdiri dari laki-laki usia 43 tahun, warga Mungkid. Sebelumnya, ia melakukan perjalanan dari Jakarta. 

Kedua adalah seorang perempuan, usia 28 tahun warga Borobudur. Sebelumnya ia juga melakukan perjalanan dari Jakarta. Terakhir adalah seorang laki-laki, usia 46 tahun juga warga Borobudur. Ia sebelumnya juga melakukan perjalanan dari Jakarta. 

"Dengan tambahan tiga dan seorang sembuh itu, jumlah akumulasi pasien positif menjadi 288 orang. Terdiri dari 16 dirawat, 19 menjalani isolasi mandiri, 244 sembuh dan sembilan meninggal," kata Nanda, Selasa (8/9).

Sementara itu suspek atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penambahan sebanyak enam suspek baru. Dua di antaranya dari Kecamatan Mertoyudan dan masing-masing satu orang dari Kecamatan Salaman, Borobudur, Tegalrejo dan Dukun. 

"Hari ini juga ada satu PDP yang alih status menjadi pasien terkonfirmasi positif. Ia adalah warga kecamatan Borobudur. Meski demikian, ada lima yang sembuh. Dua di antaranya dari kecamatan Grabag, dan masing-masing satu orang dari kecamatan Srumbung, Candimulyo dan Pakis," tuturnya.

Ada tambahan enam baru, lima sembuh dan satu alih status itu, jumlah kumulatif suspek atau PDP menjadi 483 orang. Terdiri dari 17 dirawat, 407 sembuh dan 59 meninggal. Untuk orang dalam pemantauan (ODP), masih tetap zero penambahan.

Pihaknya pun meminta masyarakat agar tetap mematuhi tujuh pedoman sebagai persiapan menuju adaptasi kebiasaan baru. Seperti dengan pengecekan suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak minimal satu meter dan menghindari kerumunan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Joko Widiyarso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved