Breaking News:

Sleman

Diberhentikan Sementara, Disdik Sleman Upayakan Pemulihan Status ASN Guru SMPN 1 Turi

Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman berupaya untuk mengembalikan status Aparatur Sipil Negera (ASN) bagi dua guru SMPN 1 Turi yang saat ini berada di da

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman berupaya untuk mengembalikan status Aparatur Sipil Negera (ASN) bagi dua guru SMPN 1 Turi yang saat ini berada di dalam jeruji besi.

Dua guru tersebut adalah IYA (36) dan RY (36).

Keduanya ditahan 1 tahun 6 bulan karena kelalaiannya saat menjadi pembina Pramuka dalam kegiatan susur sungai beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana mengatakan status IYA dan RY saat ini diberhentikan sementara.

Menurut dia, guru SMPN 1 Turi tidak berniat untuk mencelakakan murid-muridnya.

Sehingga ia berupaya untuk mengembalikan statusnya agar bisa kembali mengajar.

Akhir Cerita Perjalanan Hukum Tiga Guru Kasus Susur Sungai SMPN 1 Turi Sleman

"Kami upayakan statusnya dipulihkan. Saat ini diberhentikan sementara, suratnya sudah kami kirimkan. Tidak ada guru yang ingin mencelakakan muridnya. Ini jadi pembelajaran kita semua," katanya, Selasa (08/09/2020).

Ia menyebut hukuman pidana yang dijatuhkan pada dua guru masih dibawah batas minimal hukuman untuk pemberhentian ASN.

Menurut UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN, ASN diberhentikan jika ASN menjalani hukuman pidana paling singkat dua tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved