Breaking News:

Bisnis

Langö Roastery Angkat Kopi Asli Pulau Jawa

Langö Roastery, sebuah usaha roasting di Yogyakarta yang menonjolkan keistimewaan kopi asal Jawa dengan menyasar kebutuhan kopi bagi usaha HOREKA

Lango Roastery
Produk-produk Kopi asal Pulau Jawa, Lango Roastery 

TRIBUNJOGJA.COM - Bisnis kopi di Indonesia seakan tidak pernah mati. Sempat terpuruk akibat penerapan social distancing pada masa Pandemi COVID-19. Bisnis ini kembali menggeliat memasuki era new normal.

Salah satunya adalah Langö Roastery, sebuah usaha sangrai (roasting), dan supplier kopi yang digawangi tiga mahasiswa asal Yogyakarta. Bisnis mereka menyasar kebutuhan kopi bagi usaha HOREKA (Hotel, Resto, Kafe)

"Sebagai pecinta kopi, kami tergelitik, banyak pecinta kopi di Jawa, tapi biji kopi pilihan justru didominasi dari daerah luar Jawa. Padahal di Jawa itu sendiri ada banyak perkebunan kopi”, tutur Aryo, Founder Lango Roastery kepada Tribun Jogja, MInggu (6/9/2020)

Menurutnya, kopi dari daerah Jawa sering sekali kalah pamornya dengan kopi dari daerah lain di Indonesia, masih banyak orang yang belum mengetahui kalau daerah Jawa memiliki produk kopi yang tidak kalah enaknya dengan kopi dari daerah lain di Indonesia.

Untuk itulah Langö Roastery menyuplai biji kopinya dari beberapa daerah yang mayoritasnya berasal dari Pulau Jawa.

 “Saat ini, kami menjual kopi kami dari empat daerah, tiga dari jawa, yakni Jawa Timur, Kawi dan Dampit, dan Jawa Tengah dari daerah Boyolali,” imbuh Distra Co-Founder Lango Roastery.

Menurut Distra, kopi dari daerah ini merupakan kopi yang pamornya masih kalah dari kopi dari daerah lain. “Yang dari Boyolali itu jenisnya Liberika, sudah dari jaman Belanda ada disana, tapi sampai sekarang masih belum terlalu terkenal,” ujarnya.

Kopi dari daerah Boyolali ini, imbuh Destra sangat unik, selain karena kapasitas panennya yang terbatas untuk daerah itu, juga karena rasanya yang menonjolkan rasa buah - buahan. Sementara untuk kopi lain yang berasal dari Dampit adalah robusta dan dari daerah Gunung Kawi adalah Arabika.

“Masing-masing memiliki keunikannya sendiri. Arabika dari Gunung Kawi juga memiliki rasa fruity, dan robusta dari Dampit itu strong tapi rasanya seimbang dengan karakter rasa buah” kata Aryo mengenai keunikan kopi dari daerah-daerah tersebut

Saat ditanya mengenai produk kopi yang paling diminati di pasaran, Aryo menuturkan bahwa produk kopi yang paling dicari untuk bahan kopi susu kekinian saat ini adalah House Blend, yakni produk bagi para pecinta dan penggiat bisnis kopi susu.

"Komposisinya dari kami adalah 50% arabika dan 50% robusta, supaya rasanya seimbang, tapi kalau konsumen minta komposisi lain, bisa request,” katanya.

Langö Roastery juga mulai menjajakan produknya di laman belanja daring. Untuk saat ini mereka menggunakan Shopee dan Tokopedia. Selain itu juga memperkenalkan produknya melelui akun instagram @Langöroastery.

Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Victor Mahrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved