Gunungkidul

Berkas Pendaftaran Pilkada Dinyatakan Lengkap, KPU Gunungkidul Tunggu Hasil Swab Immawan-Martanty

Bakal pasangan calon (bapaslon) Pilkada Gunungkidul 2020, Immawan Wahyudi dan Martanty Soenar Dewi mendatangi Kantor KPU Gunungkidul pada Sabtu (05/09

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Immawan Wahyudi dan Martanty Soenar Dewi saat mendatangi Kantor KPU Gunungkidul untuk mendaftar sebagai peserta Pilkada 2020, Sabtu (05/09/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bakal pasangan calon (bapaslon) Pilkada Gunungkidul 2020, Immawan Wahyudi dan Martanty Soenar Dewi mendatangi Kantor KPU Gunungkidul pada Sabtu (05/09/2020).

Mereka melakukan pendaftaran sebagai peserta, sesuai jadwal yang dilakukan.

Secara khusus keduanya datang dengan mengenakan pakaian adat Jawa.

Bersama jajaran pimpinan DPD Partai Nasdem sebagai pengusung, Immawan dan Martanty tiba di Kantor KPU sekitar pukul 14.00 WIB.

Kendati begitu, usai pengecekan kelengkapan berkas pendaftaran dilakukan, Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengungkapkan ada yang belum disertakan oleh keduanya.

"Keduanya belum menyampaikan hasil swab, namun untuk berkas persyaratan lainnya sudah lengkap," kata Hani seusai proses pengecekan dilakukan.

Seorang Warga Wonosari Terpapar COVID-19, Jumlah Positif di Gunungkidul Capai 195 Kasus

Sesuai aturan KPU, surat keterangan hasil swab ini menjadi salah satu lampiran yang wajib ada.

Sebab dari hasil swab ini akan diserahkan surat pengantar untuk pemeriksaan kesehatan.

Lantaran hanya surat hasil swab tersebut yang belum diberikan, KPU Gunungkidul pun memberikan toleransi.

Hani menyebut surat tersebut wajib diserahkan paling lambat sebelum tanggal 9, di mana saat itu sudah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan bapaslon.

"Tadi dari yang bersangkutan menyanggupi bisa menyertakan surat tersebut pada hari Senin atau Selasa nanti," ungkapnya.

Menurut Hani, baik Immawan maupun Martanty beralasan keduanya baru melakukan pengambilan swab.

Sedangkan untuk hasilnya sendiri memang memerlukan proses pengujian.

Pilkada 2020, 2 dari 4 Bapaslon Akan Daftar ke KPU Gunungkidul di Hari yang Sama

Hani mengatakan bahwa bapaslon wajib menunjukkan hasil swab negatif COVID-19 jika ingin menjalani pemeriksaan kesehatan.

"Namun jika hasilnya positif, maka pemeriksaan kesehatan ditunda hingga hasil pengecekan swab berikutnya sudah negatif," jelas Hani.

Sementara itu Immawan menyatakan lega setelah proses pengecekan berkas persyaratan pendaftaran dilakukan.

Sebab seluruh berkas dinyatakan lengkap.

Ia pun membenarkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari pengujian sampel swab, seperti yang diminta KPU Gunungkidul.

"Toh yang terpenting bapaslon wajib melakukan swab. Jadi saat ini kami menunggu hasilnya," kata Immawan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved