Breaking News:

Kota Yogya

Sempat Tertunda Karena Pandemi, Pemkot Yogya Kembali Lanjutkan Program Vaksinasi Hewan Peliharaan

Vaksinasi dilakukan secara bertahap dan dimulai dari 26 Agustus sampai dengan 30 September mendatang.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM - Sempat tertunda karena pandemi, proses vaksinasi hewan peliharaan seperti kucing, anjing dan kera di Kota Yogyakarta akhirnya digulirkan kembali.

Vaksinasi tahap yang kedua ini, rencananya bakal menyasar 39 kelurahan di seluruh penjuru kota pelajar.

Kepala Bidang (Kabid) Perhewanan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Aladrya berujar, vaksinasi dilakukan secara bertahap dan dimulai dari 26 Agustus sampai dengan 30 September mendatang.

Ia menuturkan, per dua hari disasar tiga kelurahan.

Antisipasi Klaster Baru, Pemkot Yogya Dorong Warung Pinggiran Jalan Ajukan Verifikasi

"Kita menyediakan sekitar 1.000 vaksin. Target kita bisa memvaksin 25 ekor setiap hari, karena jam operasionalnya dibatasi sampai sebelum zuhur ya. Mekanismenya tinggal langsung datang saja, tidak perlu mendaftar dulu," terangnya, dikonfirmasi Jumat (4/9/2020).

Aladrya pun menyampaikan, vaksinasi terpaksa dilakukan dalam dua tahap, lantaran sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 sejak kisaran Maret lalu.

Karena program sudah terususun, otomatis menjadi sebuah keharusan, untuk melanjutkan vaksinasi di semester dua ini.

"Jadi, hewan peliharaan yang sudah ikut vaksinasi tahap pertama lalu, tidak perlu ikut lagi. Normalnya kan satu tahun sekali ya, dikhawatirkan antibodi hewan belum maksimal kalau divaksin lagi," katanya.

Bagi warga yang ingin mengikutkan hewan peliharaannya dalam vaksinasi massal ini, diharuskan memiliki KTP Kota Yogyakarta.

Kemudian, usia hewan minimal empat bulan, tidak dalam kondisi hamil, sudah diberikan obat cacing maksimal tiga bulan terakhir dan harus sehat.

Pemkot Yogyakarta Pasang Stiker di Hotel dan Restoran yang Terverifikasi Terapkan Protokol Kesehatan

"Saat ini sudah mulai berlangsung di beberapa kelurahan, seperti Tegalrejo, Mergangsan, lalu Mantrijeron. Tingkat kesadaran masyarakat sangat baik, karena ini sifatnya gratis ya, mereka pun antusias memvaksin hewan peliharaannya," ungkapnya.

"Tapi, memang sampai sekarang masih didominasi hewan peliharaan anjing dan kucing, kera jarang sekali ya, bahkan kita belum menjumpainya selama berlangsung vaksinasi tahap ke dua ini," tambah Aladrya.

Mengenai lokasi vaksinasi, masyarakat dapat menanyakan pada pihak kelurahan tempat tinggalnya, karena mereka yang menentukan.

Selain itu, karena bergulir di tengah pandemi, ia memastikan, proses vaksinasi dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

"Sementara untuk hewan-hewan liar, terutama anjing, petugas kami tetap berkeliling, melakukan patroli secara rutin. Hewan-hewan yang terjaring itu, menjalani karantina dulu sebelum divaksinasi," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved