Breaking News:

Jawa

Mendaftar Pilkada Klaten Di Hari Pertama dan Naik Andong, Ini Kata Sri Mulyani - Yoga Hardaya

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Klaten petahana pada Pilkada 2020, Sri Mulyani - Yoga Hardaya resmi mendaftar ke KPU

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Pasangan petahana Sri Mulyani - Yoga Hardaya diarak menggunakan alat transportasi tradisional andong, Jumat (4/9/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Klaten petahana pada Pilkada 2020, Sri Mulyani - Yoga Hardaya resmi mendaftar ke KPU Klaten, Jumat (4/9/2020).

Pasangan yang diusung oleh koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golongan Karya (Golkar) itu berangkat ke kantor KPU Klaten dengan menumpangi kereta tradisional andong sekitar pukul 14.26 WIB.

Pantauan Tribunjogja.com di lapangan, bapaslon Sri Mulyani - Yoga Hardaya atau disingkat Mulyo, yang diantar oleh 30 iring-iringan kendaraan tradisional andong dan bendi tiba di kantor KPU Klaten pada pukul 15.28 WIB.

Setiba di Kantor KPU, pasangan Mulyo disambut oleh jajaran komisioner KPU Klaten di halaman depan.

Resmi, Sri Mulyani - Yoga Hardaya Mendaftar ke KPU Klaten

Sebelum memasuki ruang pendaftaran, paslon petahana ini lebih dulu menjalani protokol kesehatan Covid-19 seperti cuci tangan, cek dan juga mengisi tanda kedatangan dibuku tamu.

Duet pasangan petahana ini menjadi bapaslon pertama yang mendaftar di KPU Klaten untuk mengikuti kontestasi Pilkada 2020 yang akan digelar pada 9 Desember mendatang

Calon Bupati Klaten petahana, Sri Mulyani mengungkap jika mendaftar ke KPU pada hari pertama pendaftaran calon kepala daerah pada Pilkada serentak 2020 merupakan instruksi dari DPP PDI Perjuangan.

"Jumat adalah hari yang bagus dan hari yang paling menyenangkan. Selain itu mendaftar di hari pertama setelah salat jumat juga instruksi DPP PDIP. Ini instruksi secara nasional bagi calon yang diusung PDIP," ujarnya pada awak media sesaat setelah mendaftar.

Sri Mulyani - Yoga Hardaya Berangkat ke Kantor KPU Klaten Naiki Kereta Andong

Selain itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Klaten itu juga membeberkan alasannya mendaftar ke KPU dengan menumpangi kendaraan tradisional andong tersebut.

Menurut Sri Mulyani, andong merupakan lambang kesederhanaan dan keterbukaan.

"Saya ini Wong Jowo asli. Melalui ini kami ingin menunjukan kesederhanaan kami dan bisa menyapa masyarakat yang kami temui di perjalanan," tandasnya.(TRIBUNJOGJA.COM | AOL)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved