Bisnis

Mitra Binaan Kantor Perwakilan BI DIY Berhasil Ekspor Saat Pandemi

Palm Craft yang merupakan produsen home decor sekaligus mitra binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY berhasil melakukan ekspor di tengah pan

Penulis: Santo Ari | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY melakukan pelepasan produk ekspor dari Palm Craft, Kamis (3/9/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Palm Craft yang merupakan produsen home decor sekaligus mitra binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY berhasil melakukan ekspor di tengah pandemi Covid-19.

Palm Craft kali ini mengekspor cermin dan lampu ke eropa khususnya di Belgia dan Perancis.

Deputi Kepala Perwakilan BI DIY Miyono mengatakan bahwa Palem Craft merupakan mitra binaan BI dalam event Grebeg UMKM DIY sejak 2017 lalu telah menunjukkan performanya dan mampu menjaga kualitas produk, kapasitas produksi dan kontinuitas.

Maka dari itu, Palem Craft terus menjadi mitra binaan BI DIY dan mendapatkan pendampingan sesuai dengan kebutuhannya.

"Kami mengucapkan syukur alhamdulillah, bisa melakukan ekspor dalam kondisi pandemi. Saat ekonomi dunia sedang mengalami kekacauan dan kita bisa melakukan ekspor itu adalah hal yang luar biasa," ujarnya Kamis (3/9/2020).

Nilai Ekspor dan Impor DIY pada Juli 2020 Mengalami Kenaikan

Menurutnya, Grebeg UMKM DIY telah memberikan dampak dan manfaat yang baik bagi UMKM Mitra binaan BI DI dan Pemda DIY.

Mempertimbangkan dampak maupun manfaatnya inilah, Grebeg UMKM DIY menjadi annual event yang dipersembahkan guna meningkatkan usaha sekaligus membuka akses UMKM DIY.

"BI sangat mendukung kegiatan UMKM yang berbasis ekspor, karena sumber devisa negara yang utama adalah ekspor," imbuhnya.

Miyono menambahkan Premium Expo UMKM DIY 2020 ini disajikan dalam kemasan yang berbeda melalui virtual melalui www.grebegumkmdiy.com.

Website ini ke depan akan menjadi showcase Produk UMKM premium DIY yang telah lolos kurasi dari BI DIY bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) DIY.

"Website ini akan menjadi meeting point antara Owner UMKM DIY dan potential buyer. Disini, produk UMKM premium DIY ditampilkan melalui visual yang memanjakan mata," imbuhnya.

Sementara itu, pemilik Palem Craft, Deddy Effendi Anakottapary mengatakan bahwa melalui Grebeg UMKM DIY yang diinisiasi BI DIY, pihaknya mendapatkan banyak keuntungan mulai dari berbagai pendampingan dan fasilitasi sehingga mampu membuka akses pasar Palem Craft.

"Kami mendapat order ekspor pertama dari Bazaar Bizar pada 2019 yang sudah enam kali dikirimkan 6 kali hingga September 2020 ini," terangnya.

Bank Indonesia Ingin UMKM Naik Kelas

Dan kegiatan hari itu adalah pengiriman barang mereka yang kedua setelah pandemi Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved