Breaking News:

Bisnis

Usaha Karangan Bunga di Yogyakarta Mulai Menggeliat pada Masa Pelonggaran Aktivitas

Seorang penjual karangan bunga di jalan Ahmad Jazuli, kota Yogyakarta, Dwi Lukito (29) mengatakan, jasa pembuat karangan bunga mulai ada pergerakan se

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Penjual sedang merangkai karangan bunga pada Rabu (02/09/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Adanya pelonggaran aktivitas ternyata memberikan angin segar bagi pemilik usaha karangan bunga di Yogyakarta.

Seorang penjual karangan bunga di jalan Ahmad Jazuli, kota Yogyakarta, Dwi Lukito (29) mengatakan, jasa pembuat karangan bunga mulai ada pergerakan sejak awal Agustus 2020 lalu.

"Mulai ada peningkatan permintaan dalam sehari bisa laku 4 sampai 5 karangan bunga. Lebih baik dibandingkan dengan tiga bulan yang lalu yang permintaan sepi sekali," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Rabu (02/09/2020).

Pesanan karangan bunga, lanjutnya kebanyakan untuk acara grand opening atau duka cita.

Sedangkan, permintaan karangan bunga untuk pernikahan masih sebagian kecil saja.

Malam 1 Suro, Pedagang Bunga Tabur di Yogyakarta Kebanjiran Order

"Ramainya permintaan karangan bunga didominasi untuk acara pembukaan toko atau usaha. Kemudian, karangan bunga duka cita juga banyak. Kalau karangan bunga acara pernikahan masih sepi, palingan orderan hanya pada weekend, saja," ujarnya.

Untuk harga karangan bunga yang dijualnya dibanderol mulai dari Rp400 ribu hingga Rp2 juta per papan bunga.

Suplai bunga segar didapatkannya dari daerah Tembalang dan Malang.

"Kalau pasokan bunga masih aman tidak sulit dicari. Karena persediaannya di daerah pengepulnya cukup banyak. Kalau harga karangan bunga di sini disesuaikan dengan ukuran papan, pemilihan jenis bunga, dan perangkaian bunga," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved