Breaking News:

Pendidikan

UMY Targetkan Seluruh Jurnalnya Terakreditasi 

Langkah awal yang dilakukan UMY untuk meningkatkan kualitas jurnalnya yakni dengan membangun research center dan mengklasterisasi dosen-dosen.

Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Suasana workshop Tata Kelola Jurnal Berdikari yang diadakan oleh Lembaga Penelitian, Publikasi, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada hari Sabtu (29/8/2020) bertempat di Café 1912 UMY. 

TRIBUNJOGJA.COM - Untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di Indonesia, perguruan tinggi mewajibkan calon lulusan S-1, S-2, dan S-3 di Indonesia untuk mempublikasikan karya ilmiah mereka di jurnal ilmiah.

Selain calon lulusan, dosen di perguruan tinggi juga wajib mempublikasikan karya ilmiah penelitiannya melalui buku, prosiding, maupun jurnal ilmiah baik di tingkat nasional maupun Internasional.

Merujuk Permenristekdikti Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi  Jurnal Ilmiah, maka pada periode akademik 2020/2021 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pun akan memiliki fokus pada peningkatan sumber daya dan riset, agar jurnal ilmiah terakreditasi UMY semakin berkualitas.

Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T, Wakil Rektor bidang Akademik mengatakan bahwa capaian akreditasi jurnal UMY sudah meningkat, namun masih ada pekerjaan rumah (PR) besar lain untuk dilakukan. 

Prodi Agroteknologi UMY Gelar ITFSS Secara Virtual

 “Peningkatan luar biasa sudah dicapai oleh UMY, dalam satu tahun ada penambahan jurnal sebanyak 11 jurnal sehingga total jurnal yakni sebanyak 41 jurnal dan yang terakreditasi sebanyak 21 jurnal. Jadi ada 20 jurnal lagi yang belum terakreditasi. Ini PR terbesarnya, menjadikan 20 jurnal lainnya untuk bisa terakreditasi, agar kualitas jurnal yang ada di UMY semakin baik,” papar Sukamta, saat menyampaikan sambutan dalam acara workshop Tata Kelola Jurnal Berdikari yang diadakan oleh Lembaga Penelitian, Publikasi, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada hari Sabtu (29/8/2020) bertempat di Café 1912 UMY.

Langkah awal yang dilakukan UMY untuk meningkatkan kualitas jurnalnya yakni dengan membangun research center dan mengklasterisasi dosen-dosen untuk melakukan riset sesuai dengan keahliannya.

“Untuk dosen yang memiliki sitasi terbanyak dan SINTA tertinggi atau jurnalnya berhasil terakreditasi itu akan mendapatkan penghargaan. Hal itu kami lakukan untuk mengapresiasi kinerja dari dosen tersebut,” imbuh Sukamta. 

Kegiatan workshop ini dihadiri oleh beberapa universitas yang tergabung dalam pengelola Jurnal Berdikari UMY, diantaranya yakni perwakilan dari UGM dan UAD yang tergabung dalam tim editor/penyunting, dan beberapa universitas sebagai Mitra Bestari (Reviewer) adalah UM Surakarta, UM Malang, UPN, UNHAS, UGM, dan MPM PP Muh beberapa hadir secara langsung dan untuk Universitas di luar Yogyakarta mengikuti workshop secara daring.  (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved