Breaking News:

Tips, Posisi Tidur yang Sebaiknya Dihindari Penderita Asam Lambung

Baik tidur miring di sebelah kiri tubuh atau tidur dengan posisi kepala lebih tinggi bermanfaat mengurangi gejala refluks lambung

Pro Women Healthcare Center
Ilustrasi asam lambung 

TRIBUNJOGJA.COM - Posisi tidur ternyata bisa mempengaruhi naik atau tidaknya asam lambung.

Ini terjadi karena pada malam hari ketika Anda tidur dalam posis berbaring, produksi air liur lebih sedikit dan proses menelan juga melambat. Sehingga membuat kembalinya refluks ke perut menjadi lebih sulit.

GERD atau asam lambung
GERD atau asam lambung (Hallosehat)

Apa itu asam lambung?

Penyakit asam lambung adalah gangguan yang terjadi akibat melemahnya cincin otot yang bertindak sebagai katup (sfingter) pada esofagus bawah atau lower esophageal sphincter (LES).

Kondisi ini mengakibatkan makanan dan asam lambung yang seharusnya ada di dalam lambung, dapat naik kembali ke kerongkongan (refluks asam lambung).

Penyakit asam lambung yang sering kambuh dan dibiarkan dalam waktu lama, dapat berubah menjadi penyakit kronis yang disebut gastroesophageal reflux disease (GERD).

Mengenal GERD, Naiknya Asam Lambung Hingga Nyeri Ulu Hati

Mengapa gejala asam lambung bisa lebih buruk di malam hari?

Pada siang hari, di mana posisi tubuh lebih banyak tegak, gravitasi akan membantu mengembalikan asam lambung yang naik melewati LES kembali ke dalam perut lebih cepat.

Namun, lain halnya ketika tidur di malam hari. Pada posisi berbaring, air liur menjadi lebih sedikit dan proses menelan juga melambat sehingga membuat kembalinya refluks ke perut menjadi lebih sulit.

Anatomi dan gravitasi memainkan peran penting dalam frekuensi, panjang, dan keparahan gejala refluks.

Halaman
1234
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved