Breaking News:

Jawa

Sanksi Pelanggar Disiplin di Klaten Berlaku, KTP Ditahan 10 Hari Jika Keluar Rumah Tanpa Masker

Sanksi baru bagi warga Klaten yang masih nekat keluar rumah tanpa masker akan mulai berlaku Kamis, (3/9/2020) di seluruh wilayah Kabupaten Klaten.

health
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sanksi baru bagi warga Klaten yang masih nekat keluar rumah tanpa masker akan mulai berlaku Kamis, (3/9/2020) di seluruh wilayah Kabupaten Klaten.

Adapun sanksi baru itu berupa penahanan KTP Elektronik atau identitas pengenal warga selama 10 hari dan juga hukuman untuk membersihkan fasilitas umum di wilayah itu.

Peraturan itu diatur melalui Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 40 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di Kabupaten Klaten.

Ular Kobra Sepanjang 1 Meter Dievakuasi Petugas Damkar Klaten dari Dapur Rumah Warga

"Iya, mulai besok akan diterapkan sanksi yang ada di perbup 40 tahun 2020 itu yakni penahanan tanda pengenal warga bagi pelanggar disiplin terutama yang tidak memakai masker saat berada di ruang publik," ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito pada Tribunjogja.com, Rabu (2/9/2020).

Menurutnya, penerapan sanksi itu tidak berlaku bagi balita, difabel dan lansia, tapi tetap berlalu bagi anak-anak yang telah memiliki status pelajar di Kabupaten Bersinar.

"Kalau untuk anak-anak langsung akan kita data dan laporkan kepada Dinas Pendidikan dan nanti Dinas Pendidikan akan melaporkan ke sekolahnya dan sekolah akan mencatat itu sebagi skor pelanggaran di sekolahnya," tambahnya.

Diakui, pria yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah Satgas PP COVID-19 Kabupaten Klaten ini, selama tahap sosialisasi bebeberapa waktu terakhir, penerapan sanksi disiplin bagi bagi warga yang nekat tak pakai masker masih memakai peraturan lama.

46 Warga Klaten Terkonfirmasi Positif Covid-19 Hari Ini, Senin 31 Agustus 2020

Yang mana, si pelanggar bisa langsung mengambil KTP atau tanda pengenal lainnya yang ditahan dengan cara datang ke lokasi penahanan KTP atau tanda pengenal dengan memakai masker saja.

"Selama tiga hari ini kita masih pakai sanksi lama. Mulai besok berlaku sanksi baru dan kita minta masyarakat semakin disiplin kedepannya sehingga kasus corona menurun di daerah kita," imbuhnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved