La Liga

Saga Transfer Lionel Messi: “Pemain Terbaik dalam Sejarah Tidak Pergi dengan Burofax!”

Spekulasi tentang masa depan Messi di Camp Nou telah memuncak sejak keputusannya untuk mengajukan format permintaan transfer resmi pada 25 Agustus.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Josep LAGO / AFP
(FILES) Dalam foto file ini diambil pada tanggal 4 Agustus 2019, penyerang Argentina Barcelona Lionel Messi melambai sebelum pertandingan sepak bola persahabatan Piala Joan Gamper ke-54 antara Barcelona dan Arsenal di stadion Camp Nou di Barcelona. Lionel Messi telah memberi tahu Barcelona bahwa dia ingin "secara sepihak" mengakhiri kontraknya dengan raksasa Spanyol, sebuah sumber klub mengonfirmasi kepada AFP pada 25 Agustus 2020. Pengacara bintang Argentina itu mengirim faks kepada Barca di mana mereka mengumumkan keinginan Messi untuk membatalkan kontraknya. dengan memicu klausul rilis, mengirimkan gelombang kejut ke seluruh dunia sepak bola. 

TRIBUNJOGJA.COM - Lionel Messi telah didesak untuk mempertimbangkan kembali rencana kepergiannya oleh mantan wakil presiden Barcelona Jordi Mestre.

Ia menegaskan bahwa pemain terbaik dalam sejarah tidak akan pergi hanya dengan burofax.

Karir luar biasa pemain asal Argentina di Camp Nou dapat segera berakhir, tetapi mantan kepala Blaugrana masih berharap dia akan mengurungkan niatnya.

Spekulasi tentang masa depan Messi di Camp Nou telah memuncak sejak keputusannya untuk mengajukan format permintaan transfer resmi pada 25 Agustus.

Pemenang Ballon d'Or enam kali memilih untuk memberi tahu Barca tentang niatnya pergi via burofax, yang diakui pengadilan dan disediakan oleh pos Spanyol untuk pengiriman dokumen.

Pelatih Ronald Koeman dan kapten tim Barcelona Lionel Messi
Pelatih Ronald Koeman dan kapten tim Barcelona Lionel Messi (Twitter@DeportesCuatro)

Burofax adalah layanan untuk mengirimkan dokumen secara cepat yang digunakan Spanyol melalui email tersertifikasi dengan menerbitkan sertifikat digital bervaliditas hukum.

Messi sejak itu tidak tampak lagi pada latihan tim utama dan pemeriksaan medis pramusim.

Dikutip TribunJogja.com dari Goal Global. Messi menganggap kontraknya saat ini, yang akan berakhir pada 2021, sudah selesai.

Potensi reuni dengan mantan pelatih Barca Pep Guardiola di Manchester City telah diperdebatkan untuk pemain asal Argentina, yang tidak lagi merasa bahwa ia dapat bersaing di level tertinggi di Camp Nou.

Kekalahan telak 8-2 Blaugrana di tangan Bayern Munchen di Liga Champions musim lalu terbukti menjadi pukulan pamungkas bagi Messi.

Ia bahkan telah blak-blakan mengkritik tim di panggung terbesar Eropa dalam beberapa kesempatan dalam beberapa tahun terakhir.

Suporter Barcelona protes soal masa depan Lionel Messi
Suporter Barcelona protes soal masa depan Lionel Messi (Pau BARRENA / AFP)

Pemain berusia 33 tahun itu berusaha untuk mengaktifkan klausul rilis dalam kontraknya yang memungkinkannya pergi sebagai free agent di akhir musim apa pun.

Namun Mestre justru mempertanyakan cara pemain andalan Barca itu meninggalkan klub yang telah dibelanya selama 20 tahun.

Mantan presiden Barcelona itu masih optimis bahwa kesepakatan dapat dicapai antara pemain dan klub.

"Yang bisa saya katakan adalah saya berharap mereka mempertimbangkan kembali, duduk dan menemukan solusi,” katanya kepada Cadena SER.

"Ketika pengacara dan burofax masuk ke dalamnya, itu (proses meninggalkan klub) menjadi terlalu rumit.

“Keluarnya harus sangat bermartabat dan Leo pantas mendapatkannya. Pemain terbaik dalam sejarah tidak pergi dengan burofax."

Penyerang Argentina Barcelona Lionel Messi (kanan) menantang bek Bayern Munich asal Austria David Alaba dan gelandang Bayern Munich asal Kanada Alphonso Davies (tengah) selama pertandingan sepak bola perempat final Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Bayern Munich di stadion Luz di Lisbon pada 14 Agustus, 2020.
Penyerang Argentina Barcelona Lionel Messi (kanan) menantang bek Bayern Munich asal Austria David Alaba dan gelandang Bayern Munich asal Kanada Alphonso Davies (tengah) selama pertandingan sepak bola perempat final Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Bayern Munich di stadion Luz di Lisbon pada 14 Agustus, 2020. (Rafael Marchante / POOL / AFP)

Mestre kemudian mengungkapkan keyakinannya bahwa kesepakatan Messi yang ada tetap berlaku karena klausul pelepasannya secara teknis telah berakhir pada bulan Juni, yang ditegaskan La Liga selama akhir pekan.

"Saya sangat terkejut ada klausul seperti ini. Kedengarannya aneh bagi saya.

“Kontraknya dari 2016 hingga 2021, tahun terakhirnya dan dengan tidak mengatakan apa-apa sebelum 10 Juni diperpanjang," katanya.

"Secara kontrak, keputusan ada di tangan Barca. Klub dan La Liga mengatakan demikian. Messi harus mengatakan sebelum 10 Juni jika dia tidak ingin melatihnya."

Namun, Mestre mengakui bahwa pemain seperti Messi berhak mendapatkan kesempatan untuk memutuskan sendiri kapan waktunya meninggalkan klub.

"Ada legenda klub seperti Xavi, Iniesta atau Puyol dan mereka semua telah berkontribusi, mereka memiliki hak untuk memutuskan kapan mereka meninggalkan klub atau akhir kontrak mereka tercapai. "

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved