Breaking News:

Yogyakarta

Miftah Rizaq Gelar Pameran Tunggal Lukisan Bertajuk Terpenjara

Miftahur Rizaq menampilkan 25 karya dalam pameran yang digelar di Tiga Roepa Galeri Yogyakarta hingga 13 September 2020 mendatang ini.

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yudha Kristiawan
Lukisan Karya Miftah Rizaq dalam pameran tunggalnya bertajuk Terpenjara, di Tiga Roepa Galeri. Pameran ini digelar hingga 13 September 2020. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM,YOGYA - Mencoba keluar dari zona negatif sebagai upaya untuk melepaskan diri dari rasa bersalah, rasa tak berdaya yang mengungkung hebat selama beberapa waktu dialami oleh perupa Muhammad Miftahur Rizaq atau akrab disapa Miftah.

Frustasi hebat sempat menghinggapi Miftah yang berujung menyalurkannya ke hal hal negatif.

Beruntung, Miftah segera bangkit dan meluapkan emosi atas rasa bersalah dan penyesalan ke dalam kanvas.

Alhasil sebanyak 25 lukisan karya Miftah, buah dari kontemplasi mendalam setelah mengalami rentetan cobaan hidup kini bisa disaksikan di pameran tunggalnya bertajuk Terpenjara.

Ditemui dalam pameran yang digelar di Tiga Roepa Galeri Yogyakarta hingga 13 September 2020 mendatang, Miftah menuturkan, ini adalah pameran tunggalnya yang ketiga.

Namun, pameran ini adalah pameran perdananya setelah hijrah ke aliran abstrak.

Di dua pameran tunggal sebelumnya yakni Hitam Di Atas Putih 2013 yang digelar di Semarang dan Sahabat Pensil 2014 yang digelar di Salatiga, Miftah adalah penganut aliran realis.

Lompatan mahzab ini adalah buah dari pencarian dan perenungan atas kondisi yang dialaminya.

Dua cobaan besar dalam hidupnya, yakni perpisahan dengan sang istri serta ayah yang tersandung masalah hukum di waktu yang hampir bersamaan membuatnya sempat menghilang dan ingin bersembunyi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved