Breaking News:

MotoGP

Komentar Para Pembalap MotoGP Soal Terbakarnya Motor Maverick Vinales: Kritik Pedas Dovizioso

Sesama rekan pebalap MotoGP memberikan kritikan terhadap keputusan Maverick Vinales melompat dari motor dan motornya yang terbakar.

twitter.com/YamahaMotoGP
Aksi pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales pada MotoGP Aragon 2019, Minggu (22/9/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Insiden terbakarnya motor Maverick Vinales di MotoGP Styria 2020 pada akhir pekan kemarin, Minggu (23/8/2020) telah menyedot perhatian rekan sesama pembalap MotoGP.

Berkaca dari insiden tersebut, sederet pebalap memberikan pendapat mereka terkait gagal pengereman yang dialami Maverick Vinales.

Seperti diketahui, dari insiden itu, sorotan tajam tertuju pada Brembo, perusahaan rem asal Italia yang menjadi pemasok rem di MotoGP.

Brembo memperkenalkan material baru untuk MotoGP Styria 2020, dan mereka mengklaim telah memberikan saran serta opsi kepada masing-masing pabrikan dan pebalap.

Pada putaran ke-17, Vinales mengaku mengalami gagal rem depan di tikungan pertama dan dia memutuskan untuk melompat dari motornya.

Tribunjogja.com melansir dari laman Autosport.com, Selasa (25/8/2020), Brembo memberikan klarifikasi terkait tudingan pihaknyalah yang harus bertanggungjawab atas insiden Vinales.

Maverick Vinales
Maverick Vinales (via crash.net)

Melalui surel, Brembo menyatakan bahwa pihaknya tidak harus bertanggungjawab atas masalah yang dihadapi seorang pebalap maupun pabrikan yang mengabaikan sarannya.

Sementara itu, keputusan Vinales untuk melompat dari motor memicu kritik dari sejumlah rekan pebalap. Mereka yang terang-terangan melayangkan kritik pedas pada Vinales adalah pebalap Suzuki, Alex Rins dan pebalap Ducati, Andrea Dovizioso.

MotoGP 2020 - Komentar Valentino Rossi Soal Lompatan Vinales dari Motornya di Race Moto GP Styria

"Jika Maverick sudah tahu selama beberapa putaran bahwa ada kerusakan rem dan itulah mengapa dia mengangkat tangannya, akan normal jika dia masuk ke pit lebih awal," ungkap Alex Rins, dikutip dari Autosport.com

"Aku tidak mengerti mengapa dia harus melanjutkan balapan. Kita harus mendiskusikan ini di pertemuan Komisi Keamanan selanjutnya," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Rina Eviana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved