Breaking News:

Yogyakarta

Plt Dishub DIY : Regulasi Sepeda Akan Sia-sia Jika Tidak Ada Dukungan Infrastruktur Lain

Dishub DIY berencana akan menggunakan rambu dan proteksi atau buffer, dan kerb buffer.

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Pesepeda melintas di Tugu Pal Putih, Kota Yogyakarta, Senin (24/8/2020) 

Oleh karenanya, pihaknya berencana akan menggunakan rambu dan proteksi atau buffer, dan kerb buffer.

"Kami sedang mematangkan konsep tersebut. Dengan penerapan analisis kawasan. Kalau penggunaan trotoar kan jelas itu mahal," terang dia.

Saat disinggung terkait rencana penghidupan kembali jalur sepeda yang sudah ada untuk meminimalisir anggaran, Made mengatakan perlu pendekatan dan analisis kawasan.

Dishub DIY Akui Proses Pembuatan Regulasi Bersepeda di Yogya Masih Jalan di Tempat

Artinya, beberapa kawasan akan dimungkinkan tetap dijasikan jalur pesepeda, dan jalan lain ditambahkan dengan rambu atau kerb buffer.

"Soal jalur sepeda yang lama, itu masih dilihat sesuai kondisi. Secara kajian detail belum ada. Apakah masih layak atau tidak. Tapi acuan kami ya dari Kemenhub dan menyesuaikan kondisi di DIY," terang dia.

Jika melihat progres yang demikian, Made belum cukup yakin jika regulasi pesepeda tersebut dapat selesai di tahun ini.

"Mungkin bisa tahun ini, jika itu bentuknya kebijakan. Tapi kalau hanya mengatur pesepeda tanpa dengan pengaturan kendaraan lain sama dengan muspro (sia-sia). Kasihan pengguna jalan lain, dan pejalan kaki," urainya.

Dukungan anggaran untuk realisasi pembuatan regulasi tersebut menurut Made masih belum dijatah. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved