MotoGP

Lorenzo Bicara Repsol Honda dan Marc Marquez

Ayah Jorge Lorenzo, Chico Lorenzo, mengungkapkan masalah yang mengiringi tim Repsol Honda pada MotoGP 2020.

Editor: ribut raharjo
AFP/JAVIER SORIANO
Pebalap Repsol Honda Team, Marc Marquez (kiri) saat menjalani balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM - Ayah Jorge Lorenzo, Chico Lorenzo, mengungkapkan masalah yang mengiringi tim Repsol Honda pada MotoGP 2020.

Repsol Honda merupakan tim yang difavortikan menjadi juara pada perhelatan MotoGP. Hal itu tak lepas dari kontribusi sang pebalap, Marc Marquez, yang meraih gelar juara dunia beruntun pada 2016-2019.

Namun, Repsol Honda musim ini didera permasalahan sebab sang pebalap andalan absen karena mengalami cedera patah tulang lengan kanan.

Marquez harus absen pada empat balapan yakni GP Andalusia, Ceko, Austria, dan Styria. Sejak MotoGP Ceko, Repsol Honda diperkuat oleh Alex Marquez dan pebalap pengganti Marc Marquez, Stefan Bradl.

Honda belum dapat mencetak hasil podium hingga MotoGP 2020 menuntaskan empat seri balap.

Alex Marquez sejauh ini lebih sering finis di luar 10 besar. Hanya satu kali dia mengakhiri balapan di posisi kedelapan yakni saat MotoGP Andalusia.

Pekan lalu, adik kandung Marc Marquez itu hanya mampu finis di posisi ke-14.

Adapun, Stefan Bradl masih nirpoin. Chico Lorenzo menilai ada satu masalah krusial yang menyebabkan prestasi Honda merosot tajam pada MotoGP 2020.

Dia menyoroti pengembangan motor Honda RC213V yang dinilai hanya dibuat untuk gaya berkendara Marc Marquez menjadi penyebabnya.

"Marquez adalah tipe pebalap yang agresif dan melatih seluruh ototnya untuk bisa berkendara dengan caranya," tutur Chico Lorenzo, dilansir BolaSport.com dari Motosan.es.

"Dia tidak peduli motornya sulit dikendalikan, karena dengan kekuatan dan agresivitasnya, dia bisa membuat motornya berperilaku seperti yang dia inginkan," tambahnya.

Chico Lorenzo menilai Honda seharusnya merancang motor balap yang bisa digunakan oleh semua pebalapnya.

"Honda memiliki masalah serius. Mereka mengembangkan motor hanya untuk Marquez dan tidak ada pebalap lain bisa melaju secepatnya," kata Lorenzo.

"Bahkan adiknya juga tidak bisa. Sekarang dia (Marquez) cedera, Honda tidak bisa mendapatkan hasil bagus."

"Satu-satunya solusi adalah tetap membuat motor sesuai masukan Marquez dan motor alternatif yang mudah dikendarai," sebutnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Repsol Honda Merana di MotoGP 2020 karena Terlalu Fokus ke Marc Marquez?" 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved