Lautaro Martinez Sebut Antonio Conte Ubah Mentalitas Inter Milan
Inter Milan seolah dibangunkan oleh Antonio Conte dan penyerang produktif Lautaro Martinez
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com ITALIA -- Inter Milan seolah dibangunkan oleh Antonio Conte dan penyerang produktif Lautaro Martinez .
Setelah menduduki kursi dengan tanggung Antonio Conte yang juru racik strategi asal Italia itu telah mengubah pendekatan mereka di dalam dan di luar lapangan.
Nasib Nerazzurri berubah dan satu orang yang mendapat manfaat dari penambahannya adalah Lautaro Martinez.
Penyerang Argentina itu produktif untuk Inter Mulan dan memuji Conte atas peningkatannya.
Dalam wawancara dengan UEFA.com, Martinez menyatakan bahwa Conte telah membantunya berkembang sebagai pemain dan mengubah mentalitasnya.
Penduduk asli Bahia Blanca ini yakin dia bukan satu-satunya yang mendapat keuntungan dari kehadiran mantan manajer Chelsea itu.
“Saya akan selalu berterima kasih padanya karena begitu dia tiba di Inter dia menelepon saya, ketika saya sedang berlibur setelah Copa América,” kata Martinez dalam wawancara kepada UEFA.com.
“Dia adalah pelatih yang mempercayaiku dan telah membantuku berkembang, tak hanya membantuku mengubah mentalitas tetapi seluruh timdan ini sangat penting bagi kami di Inter. Mudah-mudahan, kami dapat melanjutkan jalan ini. ”ujarnya,
Inter Milan nyaris mengecewakan Juventus dalam perebutan Scudetto.
Dan itu merupakan poin penting agar si Nyonya Tua waspada.
Inter Kejar Tropi Liga Eropa
Antonio Conte berjanji Inter Milan akan tampil luar biasa di final Liga Europa melawan Sevilla.
Duet Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku membantu Inter meraih kemenangan 5-0 atas Shakhtar Donetsk di semifinal hari Senin, untuk menghadapi pemenang lima kali Sevilla, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB.
Sementara Sevilla meraih kemenangan melawan Manchester United, tim asuhan Antonio Conte terlihat bersemangat untuk bertarung di final.
Mantan pelatih Chelsea itu menegaskan timnya sedang dalam mood yang bagus untuk menghibur fans sekaligus memenang Liga Europa 2019-2020.
"Ini memuaskan bagi semua orang. Hal terpenting bagi saya adalah banyak pemain yang memainkan jenis permainan ini untuk pertama kalinya," kata Conte dikutip TribunJogja.com dari Sky Italia.
"Mereka memperoleh pengalaman di level penting dalam turnamen di mana Italia sudah lama tidak menjadi protagonis.
“Sevilla memiliki banyak pengalaman, saya pikir mereka memenangkannya empat kali dalam enam atau tujuh tahun terakhir.
“Namun, kami memiliki antusiasme, rasa lapar, dan keinginan untuk membuat orang kagum.
"Sekarang kami perlu istirahat, memulihkan diri dan mencoba memberikan kegembiraan kepada para penggemar Inter, yang menurut saya akan bangga dengan para pemain ini, karena mereka memberikan hati dan jiwa mereka.
"Seperti yang selalu saya katakan, kami harus meninggalkan lapangan tanpa penyesalan.
“Kami harus tahu bahwa kami telah memberikan yang terbaik, melakukan semua yang kami bisa, jadi jika kami kalah, itu karena lawan lebih baik."
Penantian 10 tahun
Ini adalah pertama kalinya Inter mencapai final Eropa sejak 2010, ketika mereka mengalahkan Bayern Munchen untuk merebut mahkota Liga Champions.
Pekerjaan yang kami lakukan sepanjang tahun, termasuk periode pasca-lockdown, akhirnya terbayar," kata Conte.
Para pemain tahu, saya sangat yakin kami bisa menjadi protagonis di akhir musim dan di berbagai kompetisi piala.
"Saya pikir kami tidak beruntung di Liga Champions dan Coppa Italia, karena kami pantas mendapatkan lebih. Kami mengalami beberapa kesalahan yang tidak dapat dibenarkan di Serie A.
"Namun, saya yakin Anda belajar lebih banyak dari situasi negatif daripada positif. Kami belajar, menggunakan pelajaran itu, dan Anda dapat melihat kemajuannya.
“Pada akhirnya, kami menyelesaikan Serie A satu poin dari Juventus, dan lebih unggul dari mereka dalam banyak statistik.
"Kami ingin menjadi protagonis di Liga Europa, kami berada di Final, jadi mari nikmati itu dan pikirkan tentang Sevilla." ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/inter-milan-tak-bisa-parkir-di-dua-besar-grup-f-liga-champions-jika-kalah.jpg)