Breaking News:

Klaten Keren

Bupati Sri Mulyani Apresiasi Keran Otomatis Karya Dua Siswa SMPN 2 Klaten

Bupati Klaten, Sri Mulyani apresiasi dua siswa SMPN 2 Klaten yang berhasil membuat keran air otomatis di tengah merebaknya pandemi Covid-19 di daerah

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Bupati Klaten, Sri Mulyani saat menjajal keran otomatis karya dua siswa SMPN 2 Klaten yag dipasang di Pendapa Kantor Bupati Klaten, Senin (17/8/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani apresiasi dua siswa SMPN 2 Klaten yang berhasil membuat keran air otomatis di tengah merebaknya pandemi Covid-19 di daerah itu.

Meski proses belajar mengajar tatap muka masih diliburkan sejak Maret 2020 lalu, namun dua siswa SMP ini yakni Febrian Abidimas Wijayaka dan Nathanael Hazel Christian Yogabrata tetap eksis menunjukan karyanya.

"Alhamdulillah Ini hasil kreativitasnya anak-anak SMPN 2 Klaten. Ini sangat bagus kiya apresiasi. Meski berada di tengah pandemi dan belajar dari rumahnya, tapi anak-anak tetap mampu melahirkan sebuah karya yang sangat inovatif," ujarnya saat menjajal keran otomatis itu, di Pendapa Kantor Bupati Klaten, Senin (17/8/2020).

Orang nomor satu di Klaten itu juga mengatakan, akan mensuport hasil kreativitas dua siswa SMP itu dan berharap pengembangan keran otomatis tersebut berjalan cukup kedepannya sehingga bisa di komersilkan.

"Semoga ini nanti bisa kita kembangkan dan menjadi lebih modern sehingga bisa kita komersilkan. Intinya saya sangat apresiasi bagi guru gang membimbing dan anak-anakku yang sangat kreatif ini," tambahnya.

Pelaku UKM di Klaten Serbu Disdagkop Demi Ajukan Permohonan Bansos

Sebelumnya, merebaknya pandemi Covid-19 di Kabupaten Klaten sejak pertengahan Maret 2020 lalu membuat sejumlah bidang terganggu, termasuk bidang pendidikan.

Bahkan sejak 16 Maret 2020, aktivitas belajar mengajar tatap muka di Kabupaten Bersinar terpaksa dihentikan.

Proses belajar mengajar tatap muka di kabupaten itu digantikan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Meski telah lima bulan berlalu, nyatanya hingga kini pelajar masih belum bisa beraktivitas di sekolah.

Hal itu karena masih belum redanya sebaran pandemi Covid-19 di daerah ini.

Halaman
123
Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved