Pertamina Gelontorkan Anggaran Rp 839 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Pertamina Grup telah berkontribusi sebesar Rp 839 miliar untuk penanganan pandemi Covid-19.

Tayang:
Editor: Victor Mahrizal
istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM – Pertamina Grup telah berkontribusi sebesar Rp 839 miliar untuk penanganan pandemi Covid-19. Kontribusi tersebut dalam bentuk alat medis hingga Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap untuk rumah sakit rujukan Covid-19, sarana fasilitas kesehatan hingga extra fooding untuk masyarakat.

Fajriyah Usman, Vice President Corporate Communication, menjelaskan anggaran sebesar Rp 231 miliar didedikasikan untuk 124 rumah sakit, 112 Puskesmas dan 82 Posyandu melalui sinergi Pertamina Grup di seluruh Indonesia. 

“569.743 pcs masker dan 7.536 liter hand sanitizer untuk Posyandu, Puskesmas, RS, Costumer SPBU, Awak Mobil Tangki (AMT), masyarakat dan instansi pemerintah. Lalu, 221.926 APD (hamzat/coverall) bagi petugas medis di berbagai RS dan Puskesmas serta instansi pemerintah dan 6.433 titik lokasi penyemprotan disinfektan pada sarana ibadah, sekolah, SPBU dan fasum lainnya, 1967 unit wastafel portable untuk Puskesmas dan fasum lainnya, 102.920 pasang sarung tangan untuk petugas medis dan awal mobil tangka,” papar Fajriyah, seperti dikutip dari situs Pertamina, Senin (17/8/2020). 

Fajriyah menambahkan, anggaran sebesar Rp 130 miliar didedikasikan untuk renovasi fasilitas dan alat kesehatan RS Rujukan Covid-19 dan bantuan perlengkapan operasional, termasuk pengadaan 315 unit ventilator serta 142.908 paket makanan siap santap/sembako bagi petugas medis, jurnalis, pekerja sektor informal, dan kaum marginal. 

“Kontribusi Pertamina untuk bangsa juga diwujudkan dalam bentuk pembangunan Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Extension Covid-19 di Simprug dengan biaya pembangunan Rp 186 miliar dan pembelian alkes Rp 146 miliar dilengkapi ICU Room 30 Bed & IGD 20 Bed Non ICU Room 240 – 250 Bed, jumlah tenaga medis 282 dokter dan 660 perawat serta 321 tenaga support,” papar Fajriyah. 

Begitu pula dengan pembangunan Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) yang disulap sebagai Rumah Sakit Covid-19 dengan 90 Bed RS Modular yang dilengkapi CCTV intertif 2 arah di tiap kamar. 

Kemudian, sebanyak 52 kamar Hotel Patrajasa dijadikan tempat istirahat tenaga medis, pembangunan laboratorium test covid yang dilengkapi dengan mesin cobas, mesin magnapure & Lightcyler yang mampu mendeteksi sampel secara cepat dan akurat dengan kapasitas per harinya bisa mencapai 1.400 sampel. 

“Semua kamar memiliki negative Pressure, exhaust fan dengan filter hepa dan filter bibo khusus untuk virus, 120 ventilator dan peralatan media lainnya, serta 2 robot media (Amy dan Temi) yang dimanfaatkan untuk melayani para pasien untuk mengurangi interaksi langsung tenaga medis dengan pasien,” kata Fajriyah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved