Breaking News:

Gunungkidul

Pencatutan Identitas Warga, Lurah Nglegi Sebut Dua Pejabat Akui Jadi Dalang

Menurutnya, kedua pamong tersebut telah menandatangani surat pernyataan bermaterai, sebagai bukti bahwa benar mereka telah melakukan tindakan pencatut

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Lurah Nglegi, Wasdiyanto (tengah), saat proses mediasi terkait pencatutan ribuan nama warganya untuk dukungan bapaslon Pilkada Gunungkidul 2020 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ribuan warga Kalurahan Nglegi, Patuk, Gunungkidul berunjuk rasa pada Kamis (13/08/2020).

Pasalnya, dua pamong kalurahan diduga mencatut ribuan identitas warga menjadi bukti dukungan bapaslon Pilkada 2020.

Lurah Nglegi, Wasdiyanto mengatakan kedua pamong tersebut yaitu Sudiyono dan Wartono mengakui melakukan pencatutan tersebut.

"Keduanya sudah mengakui perbuatannya di hadapan saya, saat mediasi," ungkap Yanto di Balai Kalurahan Nglegi.

Menurutnya, kedua pamong tersebut telah menandatangani surat pernyataan bermaterai, sebagai bukti bahwa benar mereka telah melakukan tindakan pencatutan tersebut.

Terkait tuntutan warga yang meminta keduanya mundur, Yanto mengaku tidak bisa langsung memutuskan. Sebab menurutnya hal tersebut ada mekanismenya tersendiri.

BREAKING NEWS : Ribuan Identitas Dicatut, Warga Nglegi Patuk Tuntut Pejabat Desa Mundur

"Kami ikuti mekanismenya saja nanti seperti apa, jadi tidak bisa langsung memutuskan," katanya.

Berdasarkan pengakuan keduanya, tindakan tersebut dilakukan atas motif ekonomi.

Ribuan data warga Nglegi tersebut diambil dari database komputer milik pemerintah kalurahan, namun keduanya enggan menyebut kepada siapa data diserahkan..

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved