Liga Indonesia
PSIM Yogyakarta Hati-hati Soal Penambahan Pemain
Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro hati-hati menentukan sikap soal penambahan pemain jelang lanjutan kompetisi Liga 2 2020.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro hati-hati menentukan sikap soal penambahan pemain jelang lanjutan kompetisi Liga 2 2020.
Pasalnya, Seto tak ingin kondusifitas timnya terganggu apabila melakukan penambahan pemain.
Meski di sisi lain, Seto pun tak menutup kemungkinan bila opsi penambahan pemain bisa saja dilakukan.
Namun saat ini ia menegaskan ingin fokus dengan skuad yang sudah dimiliki Laskar Mataram.
"Ada arah ke sana (penambahan pemain), untuk menambah kekuatan. Tapi tentunya harus hati-hati dan jangan sampai merusak kondusifitas tim. Untuk saat ini, saya fokus menggunakan pemain yang sudah ada," kata eks juru taktik PSS Sleman ini, Selasa (11/8/2020).
• PSIM Yogya Tunggu Kejelasan Regulasi di Manajer Meeting Liga 2 2020 Sebelum Tentukan Jadwal Latihan
Sebelumnya, manajer PSIM Yogyakarta, David MP Hutauruk juga menyatakan bila terbuka peluang bagi timnya untuk mendatangkan pemain sebagaimana langkah yang diambil beberapa pesaing di kompetisi kasta kedua.
Namun David menegaskan, penambahan pemain akan selektif lantaran hanya pemain yang benar-benar dapat mendongkrak performa tim yang akan didatangkan.
"Manajemen PSIM ingin pemain utama di Liga 1, namun yang terpenting bisa mengangkat permainan tim," tandasnya.
Ada pun sejauh ini, Laskar Mataram sudah mengikat kontrak sebanyak 24 pemain.
Dari 24 nama tersebut, ada beberapa pemain senior jebolan Liga 1 di antaranya TA Musafri, Beny Wahyudi, Purwaka Yudhi, dan Sandi Firmansyah.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/psim-yogyakarta-mulai-berlatih-agustus-2020-ini-harapan-seto-nurdiyantoro.jpg)