Breaking News:

Drama Korea

Pelajaran Hidup! Ini Hal-hal Positif yang Bisa Dipetik dari Drakor It’s Okay to Not be Okay

Drama Korea ‘It’s Okay to Not be Okay’ baru saja selesai. Perjalanan Moon Gang Tae, Moon Sang Tae, Koo Moon Yeong dan sederet pemeran memberikan

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
tvN
It’s Okay to Not be Okay 

TRIBUNJOGJA.COM - Drama Korea ‘It’s Okay to Not be Okay’ baru saja selesai. Perjalanan Moon Gang Tae, Moon Sang Tae, Koo Moon Yeong dan sederet pemeran memberikan banyak pelajaran untuk para penonton.

It’s Okay to Not be Okay
It’s Okay to Not be Okay (tvN)

Tribunjogja.com merangkum sederet pelajaran yang bisa diambil dari drama ‘It’s Okay to Not be Okay’. Berikut pelajarannya:

1. Menjadi orangtua itu sulit dan butuh kesiapan

It’s Okay to Not be Okay
It’s Okay to Not be Okay (tvN)

Kisah sedih Koo Moon Yeong berasal dari orangtuanya yang abai dengan perkembangan sang putri. Ayahnya, Koo Dae Hwan merupakan orang kaya.

Ia bahkan membuatkan rumah layaknya kastil untuk Koo Moon Yeong. Namun, ia membunuh istrinya, Doi Hui Jae yang juga merupakan penulis terkenal ‘Penyihir dari Barat’.

Dae Hwan tak bisa memendam emosi mengetahui Hui Jae bersikap acuh kepadanya.

Hui Jae sendiri seperti psikopat. Ia tidak segan membunuh ibu Moon hanya karena sepatah kata. Bahkan, ia memengaruhi Moon Yeong dirinya tak jauh berbeda dengan orangtua.

Situasi ini membuat Moon Yeong tak bisa berempati dengan seseorang. Sikapnya dingin dan defensif.

Padahal, ia adalah seorang penulis buku anak-anak yang biasanya memiliki empati luar biasa untuk tumbuh kembang anak.

Ia juga memiliki problem dengan temperamennya dan merasa sangat kesepian.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved