Breaking News:

Klaten Keren

Bupati Klaten Sri Mulyani Instruksikan Setiap Kecamatan Harus Miliki Rumah Isolasi Mandiri

Bupati Klaten, Sri Mulyani menginstruksikan agar setiap kecamatan di daerah itu menyiapkan rumah isolasi mandiri bagi pasien positif Covid-19.

Dok Pemkab Klaten
Pemkab Klaten menyiapkan Edotel yang berlokasi di SMK Negeri 3 Klaten sebagai ruang isolasi jika nantinya ada lonjakan pasien yang terpapar Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani menginstruksikan agar setiap kecamatan di daerah itu menyiapkan rumah isolasi mandiri bagi pasien positif Covid-19.

Rumah isolasi mandiri itu, bakal ditempati oleh pasien dalam kondisi klinis baik dan tidak memerlukan perawatan khusus di rumah sakit, seperti pasien dengan gejala ringan, tanpa gejala, maupun yang tidak memiliki penyakit penyerta.

"Seluruh camat untuk segera koordinasi dengan kepala desa dan kepala puskesmas, untuk setiap kecamatan minimal ada satu rumah isolasi untuk pasien positif Corona," ujar Bupati Klaten, Sri Mulyani dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Senin (10/8/2020).

Menurut Sri Mulyani yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten Klaten, masyarakat harus semakin waspada ata penyebaran virus Corona itu.

Imbas Corona, Paskibraka Klaten untuk Upacara Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Alami Perampingan

Terlebih, dengan jumlah pasien positif Covid-19 di Klaten yang masih fluktuatif, maka diperlukan tempat perawatan non-rumah sakit yaitu berupa ruang atau rumah isolasi mandiri.

Sri Mulyani mencontohkan, bahwa saat ini ruang isolasi mandiri non rumah sakit yaitu di Edotel telah difungsikan.

Saat ini terdapat satu pasien Covid- 19 berinisial ER (37) dari Prambanan yang tengah menjalani isolasi dengan pengawasan petugas kesehatan, sejak Rabu (5/8/2020) lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Klaten Cahyono Widodo, menambahkan bahwa ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh kacamatan untuk menyiapkan tempat atau rumah isolasi mandiri.

"Adapun tempatnya bisa menggunakan rumah sendiri, atau fasilitas yang disediakan pemerintah baik oleh satgas kabupaten, kecamatan, maupun desa, misalnya Edotel dan rumah isolasi desa dan RW. Dan juga fasilitas lain seperti ruang khusus yang disediakan oleh institusi, asrama, atau pondok pesantren," tambah Cahyono yang juga Juru Bicara Gugus Tugas PP Covid-19 Klaten.

Update Corona di Klaten 9 Agustus 2020, Tambahan 5 Sembuh dan 4 Positif Baru

Untuk itu, kata Cahyono, pihaknya akan memberikan pemahaman materi dan teknis isolasi mandiri pada seluruh camat, kepala puskesmas, dan kepala desa di Kabupaten Klaten.

Sebagai informasi, satu kecamatan yang telah menerapkan rumah isolasi mandiri bagi pasien positif Covid- 19 adalah Bayat.

Dengan pemantauan pihak desa dan puskesmas, pasien laki-laki berinsial AAH (24) telah dinyatakan sembuh pada Senin (3/8/2020) lalu.

Dengan ini, diharapkan beberapa daerah lain di Kabupaten Klaten turut dapat mencontoh dan menyiapkan rumah isolasi mandiri bagi pasien.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved