Breaking News:

Wisatawan Hanyut di Pantai Goa Cemara

Wisatawan Hanyut di Pantai Goa Cemara, Tetangga Merasa Kehilangan

Rasa kehilangan atas kepergian keluarga Ulli Nur Rochmi dan Joko Widodo, korban terseret ombak di Pantai Goa Cemara, juga dirasakan oleh Ikhsan (62),

dok. Basarnas Yogyakarta
Tim Basarnas Yogyakarta beserta tim relawan gabungan melakukan upaya pencarian korban hanyut di Pantai Goa Cemara Bantul, Kamis (6/8/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Rasa kehilangan atas kepergian keluarga Ulli Nur Rochmi dan Joko Widodo, korban terseret ombak di Pantai Goa Cemara, juga dirasakan oleh Ikhsan (62), tetangga korban.

Warga Glagahombo, Pondokrejo, Tempel tersebut sudah sekitar 8 tahun bertetangga dengan Ulli dan Joko.

Rumah Ikhsan berada di seberang rumah Ulli dan Joko.

"Saya diberitahu oleh anak saya, temannya ada di Basarnas. Setelah itu, saya langsung ke rumah (korban), di sana ada pembantu dan supirnya. Saya minta untuk membereskan rumah,"katanya saat ditemui di rumahnya, Kamis (06/08/2020).

Wisatawan Terseret Ombak di Goa Cemara, Satu Jenazah Korban Diberangkatkan ke Magelang

"Beberapa hari ini masih sering ketemu di depan rumah. Memang cukup sering bepergian. Saya syok saat pertama tahu, tidak menyangka. Merasa seperti ada yang hilang,"sambungnya.

Ia melanjutkan, Ulli sudah dianggap seperti anak sendiri, sebab anaknya berteman akrab.

Menurut dia, Ulli dan keluarganya sangat baik.

Tak jarang ia meminta bantuan.

"Kadang main ke sini (rumah Ikhsan), karena memang akrab dengan anak saya. Kalau saya ke rumah sakit yang mengantar jemput ya Joko. Misal ada apa-apa ya kami saling membantu. Kadang kalau saya butuh saran, saya juga ke sana (rumah korban),"lanjutnya.

Perempuan 62 tahun tersebut menuturkan, sebelum peristiwa nahas terjadi, Ulli sempat datang ke mimpi anaknya.

Dalam mimpi tersebut Ulli sedang melipat baju yang sangat banyak.

Kronologi Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul

"Anak saya cerita, sebelum pergi ke pantai sempat WAnan (berkomunikasi melalui WhatsApp) dengan Ulli. Dia cerita kalau semalam Ulli pamit, katanya mau pergi jauh, lalu bilang nitip anak-anak," tuturnya.

"Ternyata ini maksudnya. Anak saya juga masih syok. Tadi sempat menangis pas mendapat kabar itu,"tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved