Breaking News:

Yogyakarta

Dinas Koperasi dan UKM DIY Lakukan Pendataan Pelaku Usaha Mikro dan Ultramikro

Dinas Koperasi dan UKM DIY sedang melakukan pendataan untuk pelaku usaha mikro dan ultramikro untuk bisa mendapatkan bantuan dari Kementerian.

TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pendataan untuk pelaku usaha mikro dan ultramikro untuk bisa mendapatkan bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM.

"Itu yang tadi diarahkan Pak Menteri dan Pak Gubernur bagaimana asongan bisa didata. Kita kerjasama dengan kabupaten/kota yang punya wilayah dan dengan komunitas," ungkap Siwi, di Kompleks Kepatihan, Kamis (6/8/2020).

Siwi menjelaskan, pelaku usaha mikro dan ultramikro yang juga termasuk tidak bankable atau tidak memiliki akses untuk mendapatkan pinjaman dari bank, harus memiliki data yang jelas.

"Datanya harus lengkap ada NIK, usahanya ada, nomor HP ada, karena ini semua didata dan uang tidak langsung diberikan semua tapi melalui bank yang nanti akan ditunjuk, melalui rekening," ungkapnya.

Asongan dan PKL di DIY Akan Dapat Dana Hibah Rp 2,4 Juta dari Pemerintah Pusat

Ia pun meminta agar masyarakat turut berkontribusi dalam pendataan ini.

Komunitas yang memiliki data terkait asongan atau PKL diminta untuk melakukan komunikasi dengan pihaknya.

"Karena biar satu pintu karena ini juga akan dicleansing. Jangan sampai tumpang tindih, jangan dobel agar data valid," ucapnya.

Sisi mengatakan, saat ini pendataan masih dalam proses.

Namun pihaknya sudah mengirim sekitar 39.000 data pelaku usaha mikro ke kementerian yang selanjutnya masih ada proses cleansing.

Halaman
12
Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved