Breaking News:

Otomotif

Penjualan Motor Melonjak Tujuh Kali Lipat Usai PSBB

Penjualan sepeda motor per Juni 2020 mencapai 167.992 unit, naik tujuh kali lipat dari Mei yang hanya membukukan 21.851 unit.

IST
Perakitan sepeda motor 

Penjualan Motor Melonjak Tujuh Kali Lipat Usai PSBB

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Usai pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah kota, pasar otomotif di Tanah Air mulai menggeliat.

Merujuk data Asosiasi Industri Sepeda-Motor Indonesia (AISI), statistik distribusi domestik sepeda motor per Juni 2020 mencapai 167.992 unit. Angka itu naik tujuh kali lipat dari Mei yang hanya membukukan 21.851 unit.

Capaian pada Juni 2020 itu yang tertinggi di masa pandemi COVID-19. Dua bulan sebelumnya atau April dan Mei 2020, penjualan motor di Tanah Air terjun bebas. 

Sementara itu, angka penjualan motor dari Januari hingga Maret 2020 menunjukkan tren sangat positif. Kurvanya menanjak. Januari sebanyak 462.984 unit laku terjual, Februari 548.739 unit, dan Maret 561.739 unit.

Memasuki April 2020, hampir sebagian besar kota besar di Indonesia menerapkan PSBB akibat COVID-19 sehingga penjualan motor menurun drastis. Dari sekitar 561.000 terjun bebas menjadi 123. 782 unit.

Tak sampai di situ, pada Mei AISI membukukan angka penjualan motor yang cukup anomali, yakni 21.851 unit.

Meski demikian, total penjualan motor pada semester I/2020 jauh di bawah capaian 2019 dengan periode yang sama. Total penjualan motor pada Januari hingga Juni 2020 sebanyak 1.886.489 untuk pasar domestik. Sedangkan pada periode yang sama 2019 tembus 3.226.619 unit.

Adapun angka distribusi penjualan motor untuk ekspor ikut meningkat pada Juni 2020. Dari 5.651 unit pada Mei naik menjadi 32.884 unit pada Juni. Total dari Januari hingga Juni mengekspor 264.450 unit. Sedangkan pada periode yang sama 2019 mencapai 367.706 unit.

Editor: Victor Mahrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved