Breaking News:

Liga Eropa

LINK Live Streaming SCTV / Vidio Liga Eropa Malam Ini

LINK Live Streaming SCTV dan Vidio - Jadwal Liga Eropa ( Liga Europa ) Rabu-Jumat (5-7/8/2020); Manchester United vs Lask ; Inter Milan vs Getafe

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
vidio.com
Liga Eropa 

“Kami mencetak tiga gol dalam lima pertandingan terakhir, jadi tentu saja kami tahu bahwa kami harus tampil.

“Ada peluang bagi para pemain (yang melakukannya dengan baik dalam permainan ini) untuk bermain di perempat jika kita berhasil. ”

“Hanya Harry Maguire, Bruno Fernandes, Mason Greenwood, dan Odion Ighalo yang akan diturunkan dalam pertandingan Liga Premier terakhir kami dan leg pertama melawan LASK, jadi kemungkinan ada banyak perubahan.

Solskjaer mengatakan, Phil Jones tidak akan bermain, tetapi hampir kembali, dan juga memberi kabar tentang Axel Tuanzebe dan Luke Shaw, yang keduanya belum terdaftar dalam skuad untuk tahap akhir kompetisi ini karena cedera.

“Phil sudah berlatih di sini, dia belum cocok, tapi dia sudah semakin dekat, jadi mungkin dia bisa bergabung di Jerman. Kita akan lihat bagaimana perkembangannya selama beberapa hari ke depan,” kata Ole.

“Axel akan kembali awal September. Sama halnya dengan Luke. Dia mengalami cedera saat melawan Southampton dan dia akan siap lagi awal September, jadi mereka berdua harus siap ketika liga dimulai. ”

Beberapa pemain muda Akademi telah ditambahkan ke dalam skuad, dan Solskjaer mengatakan mungkin ada peluang untuk pengalaman tim utama, karena ada dalam pertandingan penyisihan grup melawan Astana pada bulan Desember.

"Para pemain muda yang masuk (ke dalam skuad) memberi kami grup pelatihan yang lebih besar dan semoga kami bisa melihat awal karier di sana," kata pelaith berusia 47 tahun itu.

Para pemain muda yang ditambahkan ke skuad adalah Ethan Galbraith, James Garner, Ethan Laird dan Teden Mengi.

Pelatih baru

Setelah menduduki puncak grup yang berisi Sporting Lisbon dan PSV Eindhoven, LASK tentu mampu membuat pertemuan malam ini jauh lebih ketat daripada yang diperkirakan kebanyakan orang.

Tetapi banyak yang akan tergantung pada bagaimana para pemain bereaksi terhadap kedatangan pelatih baru Dominik Thalhammer, yang menggantikan Valerien Ismael setelah akhir yang mengecewakan untuk musim domestik Austria.

Tahap penutupan kompetisi akan dimainkan di Jerman karena protokol coronavirus, dengan final diadakan di Cologne pada 21 Agustus.

Dan United ingin mendapatkan trofi yang terakhir mereka angkat pada 2017 di bawah mantan pelaith Jose Mourinho, yang meraih kemenangan 2-0 atas Ajax di final.

Manchester United telah menggunakan 35 pemain berbeda di Liga Eropa musim ini.

United telah memainkan lebih banyak pertandingan melawan tim Austria tanpa kekalahan di semua kompetisi Eropa daripada melawan tim-tim dari negara lain.

Mereka memenangkan delapan dan menggambar salah satu dari perlengkapan tersebut.

Greenwood telah mencetak lebih banyak gol dalam kompetisi daripada pemain United lainnya musim ini, mencetak lima dari delapan tembakan tepat sasaran.

Preview Inter Milan vs Getafe

Pemain Inter Milan Lautaro Martinez dan Alexis Sanchez bersalaman setelah mencetak gol pada pertandingan Inter Milan vs Torino di stadion San Siro di Milan, 13 Juli 2020
Pemain Inter Milan Lautaro Martinez dan Alexis Sanchez bersalaman setelah mencetak gol pada pertandingan Inter Milan vs Torino di stadion San Siro di Milan, 13 Juli 2020 (MIGUEL MEDINA / AFP)

Inter Milan akan menghadapi Getafe pada lanjutan Liga Europa yang akan kembali digulirkan pada Kamis (6/8/2020) dini hari.

Laga antara Inter Milan vs Getafe akan dilaksanakan di Veltins Arena, Jerman.

Ini merupakan pertemuan pertama Inter Milan dan Getafe dalam sebuah turnamen resmi.

Inter Milan di bawah Antonio Conte saat ini sedang berada dalam performa dan tren positif.

Di liga domestik, La Beneamatta sukses mengakhiri Liga Italias Serie-A di posisi runner up.

Tren positif tersebut akan coba dioptmalkan Romelu Lukaku dkk untuk memenangkan sisa laga Liga Europa.

Kali ini, klub berjuluk Nerazzurri memiliki kesempatan untuk memanfaatkan nasib sial yang sedang dialami lawannya, Getafe.

Sebaliknya, Getafe sedang mengalami nasib sial, yakni tren negatif dalam enam pertandingan terakhirnya di Liga Spanyol.

Dalam enam pertandingan terakhir Liga Spanyol, Getafe belum pernah mencicipi satu kemenangan pun.

Rinciannya, Getafe menelan kekalahan saat menjamu Levante (1-0), Atletico Madrid (0-2), Villareal (1-3), dan Real Madrid (1-0).

Kemudian 2 pertandingan lainnya berakhir imbang kala berjumpa Alaves (0-0) serta Osasuna (0-0).

Tak pernah menang dalam 8 pertandingan, membuat Getafe harus mengakhiri musim ini di posisi 8 klasemen Liga Spanyol.

Rentetan hasil negatif yang didera pasukan Pepe Bordalas tersebut selayaknya menjadi modal berharga bagi Inter Milan.

Inter Milan sendiri memiliki raihan yang berbanding terbalik dengan Getafe.

Klub besutan Antonio Conte ini belum terkalahkan selama 8 pertandingan terakhir di kompetisi Liga Italia.

Capaian mentereng ini membawa Nerazzurri mengakhiri Liga Italia dengan finis sebagai runner up.

Meskipun demikian, Antonio menyatakan timnya tak ingin memandang sebelah mata apa yang diraih oleh calon lawannya Getafe.

Antonio Conte pun mengakui ia telah menyiapkan timnya secara serius untuk laga penting di Liga Eropa.

Bahkan mantan pelatih Chelsea ini mengatakan telah menganalisis secara rinci bagaimana cara bermain Getafe.

Terutama melawan tim-tim besar Liga Spanyol seperti Real Madrid, Barcelona hingga Atletico Madrid.

“Kami telah melakukan analisis terkait laga ini dan telah menyaksikan pertandingan mereka melawan Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid," kata Conte, dikutip dari laman Inter.

"Laga-laga tersebut bukanlah pertandingan spektakuler, tim-tim besar tersebut sangat kesulitan untuk mengungguli mereka."

"Getafe adalah tim yang kuat dan tak mudah menyerah. Mereka tahu caranya menampilkan permainan yang spesifik ketika mereka ingin bermain umpan-umpan panjang dan cakap dalam memaksimalkan bola kedua."

"Mereka memiliki penyerang-penyerang kuat yang sering membantu pertahanan. Ini akan menjadi laga sulit, kami tahu itu."

 "Kami harus membuktikan bahwa kami layak untuk lolos ke babak selanjutnya, dan kami bisa melakukannya jika tampil lebih baik dari mereka," tambahnya.

Conte pun juga merasakan tekanan besar datang kepada timnya jelang pertandingan melawan Getafe.

Menurutnya tekanan besar tersebut sudah pernah ia rasakan saat sisa pertandingan Liga Italia.

Timnya pun berhasil menjawab tekan besar itu dengan meraih kemenangan dan mengakhiri Liga Italia sebagai runner up.

“Kita selalu berbicara tentang tim, tentang Inter, tentang kami: tekanan yang berada di pundak kami adalah tekanan yang memang seharusnya dirasakan."

"Ini adalah sesuatu yang kami rasakan ketika musim liga kami akan berakhir, ketika kami harus bangkit lalu berhasil mengamankan posisi kedua."

"Tiga pertandingan terakhir menjadi bukti bahwa tim ini telah berkembang dalam berbagai hal."

"Laga kontra Getafe perlu dipandang sebagai langkah berikutnya, sebuah lanjutan atas apa yang telah kami lakukan selama ini," tutupnya.

Laga ini sendiri akan menggunakan format baru dari UEFA yakni satu pertandingan dan langsung menentukan siapa yang lolos.

Duel Inter Milan vs Getafe akan berlangsung di tempat netral menyusul ancaman pandemi corona yang belum berangsur pulih.

Prediksi Susunan Pemain

Inter Milan : Handanovic; De Vrij, Bastoni, Godin; Candreva, Eriksen, Brozovic, Young; Sanchez, Lukaku, Martinez.

Getafe: Soria; Damian Suarez, Djene, Timor, Olivera; Nyom, Arambarri, Maksimovic, Cucurella; Mata, Molina

*

LIVE STREAMING

LINK streaming sctv

LINK streaming mu vs lask via vidiocom

LINK streaming inter vs getafe via vidiocom

LINK streaming liga eropa via vidiocom

Disclaimer;

Link live streaming hanya sekadar informasi bagi pembaca. Tribunjogja.com tidak bertanggungjawab atas copyrights dan kualitas siaran.

(*/ Tribun Jogja )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved