Breaking News:

Ledakan di Beirut

LEDAKAN DI BEIRUT : USGS Catat Gelombang Seismik Mirip Gempa Saat Ledakan

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat bahwa ledakan besar di Beirut terjadi begitu kuat

IST | Twitter
Ledakan di Beirut pada Selasa petang 

TRIBUNJOGJA.COM, BEIRUT - Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat bahwa ledakan besar di Beirut terjadi begitu kuat. Ia menciptakan gelombang seismik yang merambat di permukaan dengan kekuatan setara gempa 3,3 SR.

Ahli Geofisika di Pusat Informasi Gempa Bumi AS, Don Blakeman menyebutkan bahwa kekuatan guncangannya memang tampak kecil secara angka, namun patut dipahami bahwa ini merupakan getaran di permukaan.

Sehingga tidak menghasilkan magnitudo sebesar gempa bumi.

Ini terjadi karena sebagian besar energinya masuk ke udara dan bangunan.

"Tidak cukup energi yang ditransmisikan ke dalam batuan di tanah. Artinya, jika ledakan itu terjadi di bawah permukaan bumi, besarnya akan lebih tinggi," katanya kepada CNN International.

Ledakan di Beirut Tewaskan 78 Orang

Situasi pascaledakan dahsyat di Beirut
Situasi pascaledakan dahsyat di Beirut (Sky News)

Diberitakan sebelumnya, ledakan dahsyat terjadi di jantung kota Ibu Kota Lebanon, Beirut pada Selasa petang.

Kepada Reuters, Menteri Kesehatan Libanon mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat ledakan sudah mencapai 78 orang. Selain itu, ledakan tersebut juga melukai hampir 4.000 orang.

“Ada banyak laporan orang hilang yang masuk ke departemen darurat, namun kami sulit untuk melakukan pencarian di malam hari karena tidak ada listrik,” kata Menteri Hamad Hasan mengatakan kepada Reuters.

"Kami menghadapi bencana nyata dan perlu waktu untuk menilai tingkat kerusakan," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Mona Kriesdinar
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved