Breaking News:

Yogyakarta

Pendapatan Pajak Kendaraan per Tahun di DIY Capai Rp 900 Miliar

Ia mengatakan, setiap tahunnya rata-rata pendapatan pajak dari kendaraan bermotor mencapai Rp800 miliar hingga Rp 910 miliar.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
KEPADATAN LALU LINTAS. Sejumlah kedaraan melintasi jalan RE Martadinata, Kota Yogyakarta, Senin (3/8/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tingginya konsumsi kendaraan bermotor di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memang menghasilkan kemacetan di jalan.

Namun, hal positifnya, pendapatan pajak kendaraan bermotor juga ikut mengalami peningkatan.

Hal itu diakui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo.

Ia mengatakan, setiap tahunnya rata-rata pendapatan pajak dari kendaraan bermotor mencapai Rp800 miliar hingga Rp 910 miliar.

"Ya hampir satu triliun lah. Memang tinggi setiap tahunnya," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Senin (3/8/2020).

Pria yang akrab di sapa BWH ini menambahkan, seharunya penumpukan kendaraan bermotor setiap tahunnya harus diimbangi dengan desain wilayah.

Misalnya, lanjut dia, BWH mencontohkan jika Malioboro dipindah ke Gunung Kidul, otomatis kemacetan dapat terurai.

Push and Pull Strategy Jurus Masa Depan Dishub DIY Urai Kemacetan

"Artinya titik kemacetan tidak terfokus pada satu titik. Harus ada pemerataan pembangunan dan dukungan pariwisata. Di Bandung itu misalnya. Kawasan di sana sudah berkembang merata," ujarnya.

Ia tetap merespons adanya peningkatan daya beli kendaraan bermotor setiap tahunnya di DIY.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved