Breaking News:

Wabah Virus Corona

Heboh Hadi Pranoto Temukan Obat COVID-19, Begini Bantahan Kemenkes RI

Pasien COVID-19 belum diberi obat yang secara spesifik mengobati COVID-19.

KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN
Hadi Pranoto. 

Tribunjogja.com- Belakangan ini publik digemparkan dengan informasi penemuan Obat Virus Corona (COVID-19) yang diklaim telah ditemukan oleh seorang pria bernama Hadi Pranoto.

Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat COVID-19, meminta Pemerintah Pusat Gugus Tugas Covid-19 dan lembaga terkait seperti Kemenkes, BPOM, IDI untuk tidak mencemooh dan beropini negatif.

Sebab, kata dia, masyarakat akan dibuat bingung sehingga tidak memberi solusi pencegahan penyebaran COVID-19.

Hadi Pranoto.
Hadi Pranoto. (KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN)

"Saya memohon sekali kepada IDI dan lembaga terkait untuk mengakomodir apa yang sudah kita temukan ini, jangan mencemooh kemudian jangan beropini yang enggak-enggak, sehingga membuat publik pun akan menjadi bingung," kata Hadi saat dihubungi Kompas.com, Senin (3/8/2020).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) Slamet menyatakan, belum ada satupun pihak yang menemukan obat khusus bagi pasien COVID-19.

Rusia Klaim Bakal Jadi Negara Pertama di Dunia yang Luncurkan Vaksin Covid-19

Hal itu disampaikan Slamet menanggapi klaim Hadi Pranoto yang menyatakan telah menemukan antibodi berupa ramuan herbal untuk menyembuhkan pasien COVID-19.

"Banyak lembaga internasional dan nasional sedang bekerja keras untuk mendapatkan obat ataupun vaksinCOVID-19. Sebagian kandidat vaksin juga sudah memasuki tahap uji klinik tahap akhir," kata Slamet melalui keterangan tertulis dari Kemenkes, Senin (3/8/2028).

"Namun hingga saat ini, belum ada satu negara atau lembaga manapun di dunia yang sudah menemukan obat atau vaksin yang spesifik bisa menanggulangi COVID-19.," lanjut dia.

Ia menambahkan, Indonesia saat ini juga tergabung dalam riset bersama World Health Organization (WHO) untuk pengujian klinis terhadap empat alternatif obat terapi yang sudah dilakukan selama ini untuk pasien COVID-19.

Riset ini dilaksanakan untuk mendapatkan bukti klinis yang lebih kuat dan valid terhadap efektivitas dan keamanan terbaik terhadap pasien COVID-19. 

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)
Halaman
123
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved