Breaking News:

Jawa

Tiga Titik Shelter di Klaten Dirancang Bersekat Ikuti Protokol Kesehatan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten telah menyiapkan mekanisme evakuasi dan pengungsian sesuai dengan protokol pencegahan Covi

TRIBUNJOGJA/ VICTOR MAHRIZAL
Ilustrasi: Bupati Klaten Sri Mulyani mengecek Shelter Demak Ijo, Kecamatan Karangnongko, dan jalur evakuasi Gunung Merapi serta titik kumpul Desa Tegalmulyo dan Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Selasa (7/7/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten telah menyiapkan mekanisme evakuasi dan pengungsian sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19. 

Langkah tersebut sebagai upaya kesiapsiagaan guna mengantisipasi jika terjadi erupsi Gunung Merapi dimasa pandemi.

Salah satunya adalah dengan penataan tempat pengungsian dengan menerapkan physical distancing atau jaga jarak.

“Tempat pengungsian atau shelter turut diberikan dinding sekat pembatas sehingga terdapat jarak guna mencegah penyebaran Covid- 19. Sekat tersebut nanti dapat menggunakan papan triplek, kain, atau plastik sehingga physical distancing dapat terlaksana,” jelas Sekretaris BPBD Kabupaten Klaten, Nur Tjahjono.

Klaten Catatkan Nol Kasus Baru Positif Covid-19 Hari Ini, Pasien Sembuh Bertambah 4 Orang

Dikatakannya, dengan kondisi pandemi seperti ini pencegahan dari Covid-19 perlu untuk diperhatikan pada seluruh tahapan mulai dari proses evakuasi hingga penataan tempat pengungsian.

Dengan diterapkannya physical distancing di tempat pengungsian, hal tersebut turut berdampak dengan kapasitas tempat pengungsian yang digunakan.

Dalam kondisi normal, satu shelter pengungsian dapat menampung hingga 250 orang, kini di masa pandemi ini hanya dapat digunakan untuk menampung sekitar 80 orang atau kurang dari separuh kapasitas normal.

Adapun, di Kabupaten Klaten terdapat tiga shelter pengungsian yaitu Shelter Kebondalem Lor Kecamatan Prambanan, Shelter Demak Ijo Kecamatan Karangnongko, dan Shelter Desa Menden Kecamatan Kebonarum.

Selain itu, terdapat 26 desa penerima dan tempat-tempat seperti balai desa, gedung serbaguna, sekolahan dan fasilitas publik yang akan disiagakan.

Halaman
12
Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved