Yogyakarta

Serikat Pekerja di DIY Kritik Program Kartu Prakerja

Para serikat pekerja pun turut bersuara lantaran pada program I hingga III kartu Prakerja tersebut dianggap gagal dan kurang tepat sasaran.

Prakerja.go.id
Ilustrasi Kartu Prakerja 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rencana pembukaan program kartu Prakerja tahap IV oleh pemerintah bukan hanya menuai kritik dari kalangan dewan.

Para serikat pekerja pun turut bersuara lantaran pada program I hingga III kartu Prakerja tersebut dianggap gagal dan kurang tepat sasaran.

Hal itu diungkapkan ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Dani Eko Wiyono.

Ia bahkan merasa pesimis penyaluran kartu Prakerja tahap IV tersebut bisa tepat sasaran.

Pasalnya, dari penyerapan yang lolos pendaftaran sejak tahap I hingga III sebanyak 12.763 orang, Dani meyakini yang mengakses program tersebut bukan hanya kalangan pekerja saja.

Komisi D DPRD DIY Ingin Disnakertrans DIY Bentuk Petugas Pendamping Kartu Prakerja Tahap IV

"Mahasiswa juga ada yang akses. Jadi saya kok tidak yakin itu yang menikmati dari kalangan pekerja," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mendapat masukan dari kalangan pekerja terkait sulitnya akses program kartu Prakerja tersebut.

Kedepan, Dani berharap agar sebaiknya pemberian kartu Prakerja selanjutnya disesuaikan atau diprioritaskan melalui serikat pekerja.

"Kan ada banyak serikat pekerja di DIY. Sebaiknya memang disalurkan melalui serikat. Supaya tepat dan dapat pendampingan langsung," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved