Pengkab PODSI Sleman Periode 2020-2024 Resmi Dilantik

Pengukuhan Ariyanto Nugroho beserta jajaran pengurus PODSI Sleman dilakukan di Puri Mataram, Drono, Tridadi, Sleman, Minggu (2/8/2020).

Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sleman periode 2020-2024 di Puri Mataram, Drono, Tridadi, Sleman, Minggu (2/8/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ketua umum (Ketum) Pengda Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) DIY, Sumartoyo, melantik Ariyanto Nugroho sebagai Ketum Pengkab PODSI Sleman masa bakti 2020-2024.

Pengukuhan Ariyanto Nugroho beserta jajaran pengurus PODSI Sleman dilakukan di Puri Mataram, Drono, Tridadi, Sleman, Minggu (2/8/2020).

Hadir dalam pelantikan kepengurusan Pengkab PODSI Sleman periode 4 tahun ke depan, Ketum periode sebelumnya Suharmaji, yang dalam kepengurusan kali ini dipercaya menjabat menjadi dewan kehormatan, serta Ketum KONI Sleman Ir Pramana.

"Sebelum pelantikan ini sebelumnya kami sudah melakukan beberapa kali koordinasi, berkaitan dengan rencana Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY 2021 yang akan digelar di Sleman. Memang kita harus meningkatkan capaian medali emas dari 2019 yang mendapat 2 medali emas, target ke depan minimal menyamai capaian itu dan syukur-syukur bisa ditingkatkan," kata Ariyanto Nugroho seusai dilantik.

Lebih lanjut Ariyanto Nugroho tak memungkiri jika ia serta jajaran pengurus PODSI Sleman periode 2020-2024 juga memiliki tantangan besar ke depan, utamanya soal venue latihan bagi atlet yang representatif, serta penjaringan bibit muda potensial di Kabupaten Sleman.

"Di awal kita fokus menggali potensi di Kabupaten Sleman yang bisa kita gunakan untuk berlatih mulai dari sungai-sungai, embung, danau buatan seperti di Puri Mataram ini bisa digunakan sebagai tempat latihan meskipun idealnya kita ingin mempunyai satu tempat yang terintegrasi, jadi semua jenis olahraga dayung bisa dilaksanakan," kata Ariyanto.

"Kita pun bekerja sama dengan Pengkab PODSI daerah lain di DIY untuk menyediakan tempat latihan," lanjutnya.

"Berkaitan dengan penjaringan atlet juga menjadi concern kita. Kita punya rencana untuk mengenalkan olahraga dayung ke sekolah-sekolah sehingga bisa didapat atlet potensial asli Sleman yang memadai secara usia, sekira SMP sampai SMA," tambahnya.

Di samping itu, kepengurusan baru PODSI Sleman juga mendorong menjamurnya klub-klub dayung di Kabupaten Sleman sebagai sarana pembibitan atlet.

"Kita juga mendorong para pelatih untuk memiliki klub dayung. Impian kita klub dayung dapat menjamur, sehingga penjaringan atlet bukan lagi jadi kendala di Sleman," jelas Ariyanto.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Sleman, Ir Pramana, berharap kepengurusan PODSI Sleman yang baru dapat membawa prestasi yang lebih baik bagi cabor dayung Sleman.

"Kepada pengurus PODSI Sleman yang baru, diharapkan punya progres yang jelas untuk meningkatkan prestasi di masa yang akan datang. Mengingat PORDA DIY diundur menjadi 2022, mohon waktu yang ada ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan semangat baru ini bisa membawa prestasi yang lebih baik dari sebelumnya," pinta Pramana. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved