Breaking News:

Khawatir Dimata-matai China, Presiden Donald Trump Berencana Blokir TikTok di Amerika

Kabar buruk bagi pengguna TikTok di Amerika Serikat. Beberapa waktu lalu, Presiden Donald Trump mengatakan pemerintah mungkin akan memblokir TikTok

techcrunch.com
Khawatir Dimata-matai China, Presiden Donald Trump Berencana Blokir TikTok di Amerika 

TRIBUNJOGJA.COM - Kabar buruk bagi pengguna TikTok di Amerika Serikat. Beberapa waktu lalu, Presiden Donald Trump mengatakan pemerintah mungkin akan memblokir TikTok, aplikasi yang dikembangkan perusahaan China, Beijing ByteDance Technology.

Pemblokiran TikTok ini merupakan langkah pemerintah Amerika Serikat atas dugaan pencurian data dan memata-matai Amerika lewat para penggunanya di Amerika.

"Kami juga dapat melakukan hal lain. Ada beberapa opsi. Tapi ada banyak perkembangan, jadi kami akan lihat kelanjutannya. Kami mempertimbangkan banyak alternatif untuk TikTok," kata Trump.

Aplikasi TikTok
Aplikasi TikTok (The Verge)

Salah satu alternatif itu kabarnya adalah mendorong divestasi atas operasional TikTok di Amerika Serikat sehingga terpisah dari menajemen perusahaan induknya.

Dengan demikian, TikTok pun tak lagi terkait dengan China, tempat ByteDance bermarkas.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Variety, Minggu (2/8/2020), Trump pun disebut sedang mempersiapkan perintah untuk ByteDance agar melepaskan kepemilikannya atas TikTok, kalau tidak mau diblokir di AS.

ByteDance dikabarkan mempertimbangkan kemungkinan ini dengan serius, mengingat AS tak ragu mengambil sikap keras terhadap produk dan pabrikan asal China.

Misalnya saja Huawei yang sudah diblokir dengan masuk daftar hitam entity list selama lebih dari setahun.

TikTok mengklaim pihaknya mampu menghimpun 100 juta orang Amerika yang terkoneksi di aplikasi tersebut untuk hiburan. Bahkan, mereka mempekerjakan 1000 orang Amerika tahun ini dan akan menarik 10 ribu karyawan.

Presiden Amerika  Donald Trump
Presiden Amerika Donald Trump (CHIP SOMODEVILLA / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Data TikTok juga tersimpan di Amerika dengan kontrol yang ketat oleh para pegawai. Investor TikTok terbesar justru datang dari Amerika.

Halaman
123
Penulis: Bunga Kartikasari
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved